Sempurnakan Ibadah! Ini Jadwal Lengkap Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah, dan Arafah Jelang Idul Adha 2026

Wamanews.id, 12 Mei 2026 – Menjelang tibanya Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang jatuh pada tahun 2026, umat Muslim diimbau untuk memaksimalkan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah dengan berbagai amalan mulia. Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) adalah melaksanakan puasa sunnah sebelum hari pemotongan hewan kurban tiba.
Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT. Di dalamnya terdapat momentum-momentum istimewa, mulai dari pelaksanaan ibadah haji hingga puasa Arafah yang memiliki keutamaan luar biasa bagi mereka yang tidak sedang melaksanakan wukuf. Agar tidak terlewatkan, penting bagi masyarakat untuk mencatat jadwal pelaksanaan serta memahami niat dan keutamaan dari masing-masing puasa tersebut.
Berdasarkan estimasi kalender hijriah dan ketetapan pemerintah mengenai libur nasional, berikut adalah jadwal rangkaian puasa sunnah yang dapat dijalankan oleh umat Muslim menjelang Idul Adha 2026:
- Puasa Dzulhijjah (1-7 Dzulhijjah)
Puasa ini dilaksanakan pada tujuh hari pertama bulan Dzulhijjah. Berdasarkan penanggalan, rangkaian puasa ini diperkirakan jatuh mulai pada pertengahan Mei 2026. - Puasa Tarwiyah (8 Dzulhijjah)
Puasa ini dilaksanakan tepat dua hari sebelum Idul Adha. Keutamaannya adalah dapat menghapus dosa satu tahun yang telah lalu. - Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)
Puasa yang paling utama ini dilaksanakan sehari sebelum Idul Adha, bertepatan dengan saat jemaah haji melakukan wukuf di Padang Arafah.
Melaksanakan puasa di awal bulan Dzulhijjah bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan upaya mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Berikut adalah bacaan niat dan keutamaan yang menyertainya:
- Puasa Dzulhijjah: Niatnya adalah “Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta’ala”. Keutamaannya adalah amalan saleh pada hari-hari ini lebih dicintai Allah daripada amalan di hari lainnya.
- Puasa Tarwiyah: Niatnya adalah “Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala”.
- Puasa Arafah: Niatnya adalah “Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala”. Keutamaannya sangat besar, yakni dapat menghapuskan dosa dua tahun (setahun yang lalu dan setahun yang akan datang).
Tabel: Estimasi Kalender Puasa Jelang Idul Adha 2026
| Jenis Puasa | Tanggal Hijriah | Estimasi Tanggal Masehi | Keutamaan Utama |
| Dzulhijjah 1-7 | 1-7 Dzulhijjah 1447 H | Mei 2026 | Amalan yang paling dicintai Allah |
| Tarwiyah | 8 Dzulhijjah 1447 H | 25 Mei 2026 | Menghapus dosa satu tahun |
| Arafah | 9 Dzulhijjah 1447 H | 26 Mei 2026 | Menghapus dosa dua tahun |
| Idul Adha | 10 Dzulhijjah 1447 H | 27 Mei 2026 | Larangan puasa (Hari Raya) |
Masyarakat diharapkan tetap menunggu hasil resmi Sidang Isbat yang digelar oleh Kementerian Agama untuk memastikan awal bulan Dzulhijjah secara akurat. Kepastian tanggal tersebut akan menjadi panduan final bagi umat Muslim dalam menjalankan ibadah puasa sunnah ini.
Selain berpuasa, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, sedekah, dan membaca Al-Qur’an selama sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Dengan persiapan spiritual yang matang melalui puasa sunnah, diharapkan perayaan Idul Adha tidak hanya menjadi ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana pembersihan diri dari dosa-dosa masa lalu.






