Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Gagal Mendarat di Makassar, Pesawat Lion Air JT 987 Dipaksa RTB ke Kendari 

Wamanews.id, 25 Agustus 2026 – Penerbangan maskapai komersial Lion Air dengan nomor penerbangan JT 987 rute Kendari menuju Makassar dilaporkan batal melakukan pendaratan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Selasa (25/8/2026) siang.

Pesawat jenis Boeing yang sebelumnya lepas landas secara normal dari Bandara Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara tersebut akhirnya mengambil tindakan Return to Base (RTB) atau terbang kembali menuju bandara asal.

Keputusan mendadak yang diambil oleh pilot penerbangan JT 987 tersebut menyita perhatian publik dan para penumpang di tengah dinamika operasional ruang udara serta landasan pacu (runway) di bandara utama Sulawesi Selatan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, keputusan batal mendarat tersebut diduga kuat berkaitan erat dengan masalah teknis operasional landasan pacu di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Kendall tersebut membuat penerbangan sipil tidak dapat menyentuh runway secara aman pada jadwal yang ditentukan.

Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen maskapai Lion Air, perum lembaga penyelenggara navigasi penerbangan AirNav Indonesia, maupun manajemen PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola bandara belum merilis pernyataan resmi mengenai alasan pasti penyebab penerbangan JT 987 harus memutar balik ke Kendari.

Peristiwa gagal mendaratnya pesawat Lion Air ini menambah sorotan publik terhadap kondisi operasional di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Pasalnya, insiden ini terjadi hanya selang sehari setelah adanya laporan kecelakaan pesawat tempur di area bandara yang sama.

Pada Senin (24/8/2026), satu unit jet tempur Sukhoi Su-30MK2 milik TNI Angkatan Udara (AU) dilaporkan mengalami insiden overrun atau tergelincir hingga keluar dari area landasan pacu sisi barat (Runway 13) saat menjalani tahapan test flight atau uji terbang. Jet tempur tersebut sempat tertahan di area rerumputan di luar batas landasan pacu sebelum berhasil dievakuasi oleh petugas gabungan.

Meskipun otoritas penerbangan sempat mengalihkan lalu lintas penerbangan ke landasan pacu pendukung lainnya pascainsiden jet tempur tersebut, belum dapat dipastikan apakah dinamika operasional di area runwayini berdampak langsung terhadap keputusan kapten pilot Lion Air JT 987 untuk membatalkan pendaratan.

Kondisi para penumpang pesawat Lion Air JT 987 yang mendarat kembali di Bandara Halu Oleo Kendari kini dalam penanganan pihak maskapai di terminal kedatangan. Pihak maskapai diharapkan segera memberikan kepastian terkait jadwal penerbangan ulang atau kompensasi layanan bagi seluruh penumpang yang terdampak.

Hingga saat ini, tim redaksi masih terus berupaya mengontak pihak perwakilan Lion Air, AirNav Indonesia cabang Makassar, serta pihak pengelola Bandara Internasional Sultan Hasanuddin untuk mendapatkan kronologi terperinci, status terkini kelayakan runway, dan penjelasan teknis pembatalan pendaratan penerbangan JT 987. Informasi pembaruan akan segera ditayangkan setelah keterangan resmi diterima dari otoritas terkait.

Penulis

Related Articles

Back to top button