Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Tinjau Panen di Tanasitolo, Bupati Wajo Dorong Perluasan Program Listrik Sawah 

Wamanews.id, 25 Agustus 2026 – Bupati Wajo, Andi Rosman, secara langsung menghadiri kegiatan panen perdana padi hasil pemanfaatan program Listrik Masuk Sawah (Lisa) di Desa Mario, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, pada Selasa (25/8/2026).

Kehadiran Bupati Wajo di tengah lahan persawahan warga tersebut menjadi momentum krusial untuk mengevaluasi secara langsung efektivitas penerapan teknologi pengairan berbasis listrik, sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo dalam menjaga stabilitas sektor pertanian daerah.

Dalam kunjungan kerja lapangan tersebut, Bupati Andi Rosman didampingi oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Wajo Andi Sudarmin, perwakilan jajaran Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Wajo, serta jajaran Anggota DPRD Kabupaten Wajo. Turut hadir Camat Tanasitolo Andi Ramlan Danial, jajaran Pemerintah Desa Mario, hingga jajaran manajemen PT PLN (Persero) Rayon Sengkang.

Di sela-sela pemantauan proses panen, Andi Rosman berdialog interaktif dengan kelompok tani setempat untuk menyerap aspirasi terkait hasil produksi, kendala operasional, serta tantangan ketersediaan air yang dihadapi para petani di lapangan.

Dialog tersebut menjadi kian relevan lantaran sebagian besar wilayah di Provinsi Sulawesi Selatan, termasuk Kabupaten Wajo, saat ini tengah diterpa ancaman musim kemarau dan kekeringan lahan persawahan.

Pemanfaatan energi listrik untuk menggerakkan pompa pengairan (pompanisasi) dinilai sebagai opsi konkret agar petani bisa mendapatkan pasokan air secara lebih hemat, efektif, dan berkelanjutan dibandingkan penggunaan bahan bakar minyak (BBM).

“Program listrik masuk sawah ini harus terus kita kembangkan dan jangkauannya diperluas ke lebih banyak wilayah pertanian di seluruh Kabupaten Wajo. Melalui dukungan infrastruktur pengairan yang memadai, kita optimistis petani mampu meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dan mempertahankan produktivitas meski di tengah ancaman kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujar Andi Rosman di lokasi panen.

Andi Rosman menggarisbawahi bahwa kesuksesan panen perdana di Desa Mario bukan sekadar seremoni ucapan syukur atas limpahan hasil bumi, melainkan menjadi indikator valid keberhasilan inovasi pertanian di Kabupaten Wajo.

Ia menegaskan bahwa jajaran Pemkab Wajo akan terus memprioritaskan alokasi dukungan pada sektor pertanian, baik dari sisi ketersediaan sarana produksi (saprodi), keandalan sistem pengairan, hingga perlindungan lahan.

“Pemerintah daerah berkomitmen penuh untuk terus hadir memberikan pendampingan serta mencari formulasi solusi terbaik demi memitigasi dampak kekeringan yang melanda persawahan warga. Kita harus memastikan petani mendapatkan dukungan maksimal agar kesejahteraan mereka makin membaik,” tegasnya.

Di akhir arahannya, Bupati Andi Rosman mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga semangat kebersamaan dalam memajukan sektor agraris yang menjadi tulang punggung perekonomian Wajo.

Ia berharap panen perdana ini menjadi pemantik sinergi yang lebih solid antara Pemkab Wajo, pemerintah desa, jajaran penyuluh lapangan, hingga kelompok-kelompok tani.

“Panen perdana ini harus menjadi momentum memperkuat kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan pertanian Wajo yang mandiri, produktif, dan tangguh. Menjaga lahan pertanian sama artinya dengan memperkokoh benteng ketahanan pangan daerah kita,” pukas Andi Rosman.

Penulis

Related Articles

Back to top button