Festival Danau Tempe 2026 Digelar September, Usung Tema ‘Falisu Sumangena Tanah Wajo’

Wamanews.id, 24 Agustus 2026 – Gelaran agenda pariwisata kebanggaan masyarakat Kabupaten Wajo, Festival Danau Tempe (FDT) 2026, dipastikan bakal kembali menggebrak pada bulan September mendatang.Kepastian pelaksanaan perhelatan tahunan tersebut mengemuka usai panitia pelaksana menggelar audiens resmi bersama Bupati Wajo, Andi Rosman, di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Jalan Veteran, Sengkang, pada Minggu (23/8/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai pematangan persiapan awal, penetapan jadwal puncak, hingga lokasi perhelatan festival yang akan menyedot perhatian wisatawan lokal maupun mancanegara.
“Alhamdulillah, audiensi bersama Bapak Bupati Wajo ini menjadi langkah awal yang sangat krusial setelah struktur kepanitiaan resmi terbentuk. Bapak Bupati menyambut dengan sangat hangat dan menyatakan komitmen penuh untuk mendukung suksesnya Festival Danau Tempe 2026,” ungkap Ketua Panitia FDT 2026, Syarif.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Festival Danau Tempe mengusung tema bernuansa kearifan lokal yang mendalam, yakni “Falisu Sumangena Tanah Wajo”. Syarif membeberkan bahwa pemilihan filosofi tersebut memiliki pesan moral dan kebudayaan yang kuat bagi seluruh masyarakat Bugis Wajo, baik yang berdomisili di daerah maupun yang berada di perantauan.
“Dalam konteks kebudayaan Bugis, kata Falisu berarti kembali atau pulang, Sumangenabermakna spirit, jiwa, atau semangat, dan Tanah Wajo adalah bumi pertiwi kampung halaman kita. Secara filosofis, tema ini dimaknai sebagai ‘Kembalinya Semangat ke Tanah Wajo’, atau lebih emosionalnya ‘Pulang Membawa Semangat, Kembali Menghidupkan Tanah Wajo’,” paparnya.
Untuk menyemarakkan FDT 2026, panitia telah merancang serangkaian kegiatan menarik yang memadukan atraksi budaya, wisata bahari, religi, hingga sektor ekonomi kreatif.
Beberapa mata acara utama yang disiapkan antara lain expo UMKM dan industri kreatif, pameran benda pusaka Nusantara, parade perahu hias di perairan Danau Tempe, malam spiritual Wajo Bersalawat, hingga ajang pemilihan putra-putri daerah Anadara Kallolono Wajo 2026.
Inisiasi pelaksanaan FDT 2026 kali ini lahir dari sinergi lintas organisasi pemuda dan dunia usaha, yakni Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Wajo, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Wajo, serta Karang Taruna Kabupaten Wajo.
Ketua Kadin Wajo, Darmawan Sanusi, menegaskan komitmennya untuk mengawal kesuksesan festival tersebut. Menurutnya, kolaborasi strategis antara asosiasi usaha, komunitas pemuda, serta pemerintah daerah merupakan kunci utama mendorong dampak ekonomi nyata bagi masyarakat lokal.
“Kami sangat mendukung penuh. Harapan kita bersama, festival ini tidak sekadar menjadi panggung hiburan tahunan biasa, melainkan menjadi etalase utama dalam memperkenalkan kekayaan sejarah, seni, dan budaya Wajo ke tingkat nasional hingga mancanegara,” kata Darmawan.
Sementara itu, Bupati Wajo Andi Rosman menegaskan kesiapan jajaran Pemerintah Kabupaten Wajo untuk menyukseskan seluruh rangkaian acara FDT 2026. Menurutnya, Festival Danau Tempe merupakan aset diplomasi budaya dan pariwisata yang sangat berharga bagi daerah.
“Kita semua tahu bahwa Festival Danau Tempe adalah ajang utama untuk mempromosikan potensi pariwisata, kebudayaan, serta keunggulan daerah. Pemkab Wajo siap memberi dukungan penuh dan mendorong sinergi seluruh elemen agar acara ini berjalan sukses dan memberi dampak ekonomi bagi warga,” pukas Andi Rosman.







