Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Bupati Andi Rosman Lepas 1.941 Jemaah Haji Wajo: Tertinggi di Sulsel, Junjung Nilai Yassiwajori

Wamanews.id, 24 April 2026 – Suasana khidmat menyelimuti Baruga Lasangkuru Islamic Center Palaguna, Desa Lempa, Kecamatan Pammana, pada Kamis (23/4/2026) pagi. Bupati Wajo, Andi Rosman, bersama Wakil Bupati dr. Baso Rahmanuddin, secara resmi melepas ribuan Calon Jemaah Haji (CJH) asal Kabupaten Wajo untuk musim haji 1447 H/2026 M.

Acara pelepasan ini bukan sekadar seremoni formal tahunan, melainkan menjadi catatan prestisius bagi “Bumi Lamaddukelleng”. Pasalnya, pada tahun 2026 ini, Kabupaten Wajo berhasil mencatatkan diri sebagai daerah dengan jumlah pengiriman jemaah haji terbanyak di seluruh Provinsi Sulawesi Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran unsur Forkopimda Kabupaten Wajo, di antaranya Kapolres Wajo yang diwakili Wakapolres, Dandim 1406 Wajo yang diwakili Pasi Ops Kapten Inf Zabir, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Wajo, Muhammad Subhan.

Turut mendampingi pula jajaran Kantor Kementerian Haji dan Umrah, Kabag Kesra Setda Wajo M. Arwes, pengurus KBIHU se-Kabupaten Wajo, Ketua IPHI, serta para pendamping kloter yang akan bertugas mengawal perjalanan ibadah para tamu Allah tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Andi Rosman mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas antusiasme serta kesiapan masyarakat Wajo dalam menunaikan rukun Islam kelima. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki kewajiban moral untuk mengawal proses ini hingga tuntas.

“Setiap tahun, pemerintah daerah wajib hadir dan membersamai para calon jemaah haji. Kita patut bersyukur karena tahun 2026 ini, Wajo menjadi daerah dengan jumlah calon haji tertinggi di Sulsel, yakni sebanyak 1.941 orang,” ujar Andi Rosman di hadapan para jemaah yang tampak haru.

Mengingat rangkaian ibadah haji merupakan ibadah fisik yang berat, Andi Rosman memberikan peringatan khusus terkait kondisi kesehatan. Ia meminta para jemaah untuk tidak memaksakan diri di luar kemampuan fisik dan selalu menjalin komunikasi yang baik dengan petugas medis maupun pembimbing haji.

“Jaga fisik dan luruskan niat menuju Tanah Suci. Kesehatan adalah modal utama agar seluruh rangkaian rukun dan wajib haji dapat terlaksana dengan sempurna. Jangan ragu untuk melapor kepada petugas jika merasa kurang sehat,” imbaunya.

Lebih jauh, Bupati menekankan pentingnya menjaga nama baik daerah selama berada di Arab Saudi. Ia meminta jemaah haji asal Wajo untuk menjadi teladan bagi jemaah lainnya dengan menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal.

“Kita buktikan bahwa masyarakat Wajo itu bersatu (Massiddi). Kita harus menjunjung tinggi nilai Yassiwajorisebagai simbol identitas daerah kita di mata dunia. Saling menjaga, saling membantu sesama warga Wajo selama di tanah suci hingga kembali ke kampung halaman nanti,” tutur Andi Rosman.

Setelah rangkaian sambutan dan doa bersama, suasana semakin emosional saat jemaah mulai memasuki bus pemberangkatan. Bupati Andi Rosman dan dr. Baso Rahmanuddin menunjukkan kedekatannya dengan rakyat dengan menyempatkan diri naik ke atas bus satu per satu.

Keduanya menyalami para jemaah, memberikan doa restu, serta memberikan semangat langsung sebelum bus bergerak meninggalkan area Islamic Center. Aksi ini disambut isak tangis haru dan senyum bahagia dari para jemaah yang akan segera terbang menuju Baitullah.

Dengan jumlah jemaah mencapai hampir dua ribu orang, keberangkatan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan spiritual bagi masyarakat Wajo. Mari kita doakan agar seluruh jemaah diberikan kekuatan dan kesehatan hingga kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur. 

Penulis

Related Articles

Back to top button