
Wamanews.id, 17 April 2026 – Gema ayat suci Al-Qur’an yang melantun indah di Kabupaten Maros kini memasuki babak yang paling dinantikan. Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2026 telah mencapai fase krusial. Dalam pengumuman terbaru, dua kabupaten bertetangga, yakni Wajo dan Bone, menunjukkan dominasi yang membanggakan dengan meloloskan sejumlah delegasi terbaiknya ke babak final.
Keberhasilan ini menjadi buah manis dari persiapan panjang dan dedikasi tinggi para peserta, pelatih, serta pendamping. Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Hakim Nomor: 01/DH-MTQ/IV/2026 yang dirilis pada Jumat (17/4/2026), nama-nama dari Kafilah Wajo dan Bone secara resmi tercatat sebagai penantang gelar juara di berbagai cabang lomba bergengsi.
Menariknya, pencapaian luar biasa dari dua daerah ini tak lepas dari peran strategis Muhammad Subhan. Beliau yang saat ini menjabat sebagai Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wajo, sekaligus mengemban amanah sebagai Plt. Kepala Kantor Kemenag Bone, mengonfirmasi langsung kabar gembira tersebut dari lokasi kegiatan di Maros.
“Alhamdulillah, penetapan finalis sudah diumumkan secara resmi melalui SK Dewan Hakim. Kami sangat bersyukur perwakilan dari Wajo dan Bone berhasil menembus babak final di beberapa cabang lomba yang sangat kompetitif,” ujar H. Muhammad Subhan saat memberikan keterangan resmi di tengah kemeriahan acara.
Kabupaten Bone, yang dikenal sebagai salah satu lumbung qori dan qoriah di Sulawesi Selatan, berhasil mengamankan posisi finalis pada tiga cabang lomba yang menuntut kedalaman pemahaman teologis dan kefasihan lisan, yaitu:
- Qira’at Murattal Remaja Putra
- Tafsir Bahasa Arab Putra
- Tafsir Bahasa Inggris Putri
Keberhasilan di cabang Tafsir, baik Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris, menunjukkan bahwa pembinaan intelektual santri di Bone berkembang sangat pesat, melampaui sekadar kemampuan melantunkan nada.
Di sisi lain, Kabupaten Wajo menunjukkan taringnya dengan meloloskan perwakilan di enam cabang lomba sekaligus. Hal ini membuktikan meratanya kualitas pembinaan keagamaan di daerah yang dijuluki sebagai “Kota Santri” tersebut. Adapun cabang-cabang yang berhasil ditembus oleh Kafilah Wajo adalah:
- Hifzil 10 Juz Putri
- Tilawah Anak-Anak Putri
- Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) Putri
- Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) Putra
- Tahfidz 5 Juz Putra
- Khath Hiasan Mushaf Putra
Lolosnya tim beregu dalam cabang Musabaqah Fahmil Quran (MFQ) baik putra maupun putri menjadi catatan khusus bagi Wajo, yang menunjukkan kecerdasan kolektif dan kerja sama tim yang solid dari para delegasi Bumi Lamaddukelleng.
Ringkasan Perwakilan Finalis MTQ XXXIV Sulsel 2026
| Kabupaten | Jumlah Finalis | Cabang Unggulan |
| Wajo | 6 Cabang | Hifzil, Tilawah, MFQ (Putra/Putri), Khath |
| Bone | 3 Cabang | Qira’at Murattal, Tafsir (Arab/Inggris) |
Muhammad Subhan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas hasil yang diraih sejauh ini. Namun, ia mengingatkan agar para finalis tidak cepat berpuas diri. Babak final akan menuntut konsentrasi yang lebih tajam dan ketenangan mental yang lebih kuat.
“Hasil ini adalah motivasi. Saya berharap para finalis tetap menjaga performa, menjaga kesehatan, dan terus fokus untuk menghadapi babak puncak. Kita ingin mereka tidak hanya tampil maksimal, tetapi juga membawa pulang prestasi yang mengharumkan nama daerah masing-masing di tingkat provinsi,” tambahnya.
Persiapan matang yang telah dilakukan sejak di tingkat kabupaten kini diuji di panggung utama. MTQ XXXIV Sulsel di Maros ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana silaturahmi akbar bagi seluruh pecinta Al-Qur’an di Sulawesi Selatan.
Dengan semangat yang terus terjaga, Kafilah Wajo dan Bone diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik mereka di babak final, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda di Sulawesi Selatan untuk terus mencintai dan mendalami Al-Qur’an. Kemenangan di babak final nantinya juga akan membuka jalan bagi mereka untuk mewakili Sulawesi Selatan di ajang MTQ tingkat Nasional.







