Kloter 4 Tiba di Makassar, 391 Jemaah Haji Asal Wajo dan Petugas Resmi Diterima PPIH

Wamanews.id, 4 Juni 2026 – Prosesi pemulangan jemaah haji asal Sulawesi Selatan terus berjalan dengan lancar dan tertib. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar kembali menerima kedatangan rombongan jemaah haji yang baru saja menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah suci di tanah suci, Arab Saudi.
Kali ini, sebanyak 391 jemaah dan petugas yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 4 Debarkasi Hasanuddin Makassar secara resmi menginjakkan kaki kembali di Aula Arafah Asrama Haji Makassar pada Rabu (3/6/2026) malam.
Rombongan jemaah yang mayoritas berasal dari Kabupaten Wajo tersebut mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menggunakan maskapai Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 1404. Kedatangan mereka tercatat pada pukul 22.11 WITA, atau bergerak 19 menit lebih cepat dari jadwal estimasi yang telah ditentukan sebelumnya.
Berdasarkan data manifestasi resmi yang dirilis oleh pihak PPIH Debarkasi Makassar, total komparasi jumlah jemaah dan petugas yang berhasil kembali ke tanah air pada kloter ini berjumlah 391 orang, dengan rincian komposisi gender terdiri atas 121 jemaah laki-laki dan 270 jemaah perempuan. Jumlah kepulangan ini tercatat berkurang satu orang jika dibandingkan dengan total manifes saat keberangkatan awal yang mencapai 392 orang.
Hal tersebut dikarenakan terdapat satu jemaah haji lansia asal Kabupaten Wajo bernama Samsu Tike (68) yang belum bisa diizinkan untuk dipulangkan bersama rombongan kloter. Menurut laporan dari pihak panitia, yang bersangkutan saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di Saudi National Hospital yang berlokasi di Makkah. Pihak otoritas memastikan pemulangan jemaah yang tertinggal tersebut akan diatur kemudian hari setelah kondisi fisiknya dinyatakan pulih dan memenuhi kriteria kelaikan terbang oleh tim medis Arab Saudi.
Dalam jalannya prosesi acara penerimaan resmi jemaah di Asrama Haji, Kepala Bidang Layanan Lansia PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, H. Abdul Gaffar, memberikan wejangan penting. Ia mengingatkan seluruh jemaah agar senantiasa konsisten menjaga nilai-nilai kemabruran haji setelah mereka kembali membaur ke tengah-tengah lingkungan masyarakat. Menurutnya, seluruh pengorbanan dan ibadah di tanah suci harus menjadi motor penggerak perubahan perilaku ke arah yang lebih positif.
“Ketika wukuf di Arafah, kita memohon ampunan kepada Allah atas segala dosa. Lempar jumrah juga mengandung makna meninggalkan dan membuang perilaku buruk dalam kehidupan sehari-hari,” papar Abdul Gaffar secara filosofis di hadapan jemaah.
Ia menggarisbawahi bahwa predikat haji bukanlah sekadar gelar sosial semata, melainkan sebuah amanah moral untuk menampilkan akhlakul karimah yang lebih baik. “Jangan sampai perjuangan selama berhaji menjadi sia-sia karena kembali melakukan hal-hal yang tidak baik. Haji mabrur harus tercermin dalam sikap, perilaku, dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya sekaligus memberikan apresiasi atas kedisiplinan jemaah selama fase ibadah.
Penerimaan jemaah Kloter 4 ini turut dihadiri secara langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Wajo, M. Arwes, yang hadir bertindak mewakili Bupati Wajo. Dalam sambutannya, M. Arwes menyampaikan rasa syukur mendalam sekaligus menghaturkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada jajaran petugas PPIH Debarkasi Makassar yang telah memberikan dedikasi pelayanan optimal kepada warga Wajo.
“Alhamdulillah malam ini kita kembali menerima jemaah haji Kabupaten Wajo dalam keadaan baik. Terima kasih kepada seluruh petugas yang telah mendampingi dan memberikan pelayanan kepada jemaah selama proses haji berlangsung,” ucap M. Arwes penuh lega.
Sebagai informasi penutup, dengan mendaratnya Kloter 4 ini, maka akumulasi total jemaah dan petugas haji yang telah berhasil dipulangkan melalui gerbang Debarkasi Makassar kini telah menyentuh angka 1.565 orang. Adapun target agregat kuota operasional yang diberangkatkan via Embarkasi Makassar pada musim haji tahun 2026 ini secara keseluruhan berjumlah sebanyak 16.728 orang.







