Bupati Andi Rosman Dampingi Kafilah Wajo di Pembukaan MTQ XXXIV Sulsel di Maros

Wamanews.id, 13 April 2026 – Semarak syiar Islam menyelimuti Kabupaten Maros saat ribuan pasang mata menyaksikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Ajang bergengsi dua tahunan ini resmi dibuka di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros, pada Minggu malam (12/4/2026). Di tengah kemeriahan tersebut, kehadiran Bupati Wajo, Andi Rosman, menjadi perhatian tersendiri saat dirinya turun langsung mendampingi kontingen asal Bumi Lamaddukelleng.
Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Wajo ini bukan sekadar menghadiri undangan protokoler, melainkan sebagai bentuk dukungan moril yang kuat bagi para pejuang Al-Qur’an dari Wajo. Andi Rosman terlihat penuh semangat ikut berpartisipasi dalam barisan defile kontingen, menyapa masyarakat Maros dan seluruh tamu undangan yang hadir.
Acara yang berlangsung megah ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Dalam sambutannya di atas mimbar kehormatan, Gubernur menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang sebagai perlombaan mencari juara semata. Menurutnya, acara ini adalah instrumen besar dalam mempersatukan umat Islam di Sulawesi Selatan.
“Ini adalah momentum strategis untuk meningkatkan kapabilitas umat Islam serta menanamkan nilai-nilai Al-Qur’an di Sulawesi Selatan,” tegas Andi Sudirman. Ia menambahkan bahwa kecintaan terhadap kitab suci harus dimanifestasikan dalam tindakan nyata sehari-hari, bukan hanya sekadar kepiawaian melantunkan nada-nada indah tilawah.
Pesan Gubernur tersebut senada dengan visi pembangunan karakter religius yang selama ini digaungkan di Sulawesi Selatan, di mana literasi Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi masa depan.
Bupati Wajo, Andi Rosman, menyatakan rasa bangga dan dukungan penuhnya terhadap pelaksanaan MTQ tahun ini. Baginya, melihat kontingen Wajo berdiri tegak di tengah ribuan peserta lainnya adalah simbol keberhasilan pembinaan keagamaan di daerahnya.
“Kami datang untuk memberikan semangat dan doa kepada seluruh kafilah, khususnya kontingen Wajo. Harapan kami, mereka dapat mengharumkan nama daerah melalui lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang menyentuh jiwa,” ujar Andi Rosman dengan nada optimis.
Selain memberikan suntikan motivasi bagi para peserta, Andi Rosman juga melontarkan pujian kepada Pemerintah Kabupaten Maros selaku tuan rumah. Penyelenggaraan yang rapi dan megah dianggapnya sebagai bukti kesiapan Maros dalam menyukseskan program-program strategis Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Maros. Tentu keberhasilan event akbar ini sejalan dengan apa yang menjadi program Bapak Gubernur kita,” tambahnya.
Kabupaten Wajo, yang sejak lama dikenal sebagai “Kota Santri”, membawa misi besar dalam MTQ XXXIV kali ini. Dengan tradisi keagamaan yang kuat dan banyaknya pondok pesantren, kafilah Wajo diprediksi akan menjadi pesaing tangguh dalam berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah, Hifzil Qur’an, hingga Syarhil Qur’an.
Partisipasi langsung Bupati Andi Rosman dalam prosesi defile memberikan sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak melepaskan tanggung jawab pembinaan begitu saja. Dukungan ini diharapkan mampu melipatgandakan kepercayaan diri para qari dan qariah asal Wajo untuk memberikan performa terbaik mereka di atas panggung musabaqah.
Hingga beberapa hari ke depan, Kabupaten Maros akan menjadi pusat perhatian umat Islam di Sulawesi Selatan. Seluruh mata akan tertuju pada panggung utama MTQ, menantikan siapa saja talenta-talenta terbaik yang akan lahir dari rahim Sulawesi Selatan untuk kemudian mewakili provinsi di tingkat nasional.
Semangat yang dibawa oleh Bupati Wajo dan seluruh jajarannya menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dalam mengagungkan Al-Qur’an adalah kunci dari keberkahan daerah.







