Bawaslu Wajo Kawal Coklit, Pastikan Hak Pilih WNI di Pilkada 2024 Akurat dan Mutakhir!

wamanews.id, 1 Juli 2024 – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Wajo bersama jajarannya gencar melakukan pengawasan terhadap kegiatan pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih yang dilakukan oleh pantarlih bentukan KPU Kabupaten Wajo. Upaya ini dilakukan untuk memastikan akurasi dan keabsahan data pemilih dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.
Pengawasan coklit dilakukan dengan metode uji petik, di mana Bawaslu mengambil sampel 10 Kartu Keluarga (KK) dari setiap desa dan kelurahan setiap harinya. Petugas Bawaslu kemudian mendatangi langsung pemilih yang telah dicoklit untuk melakukan wawancara.
“Tujuan uji petik ini adalah untuk memastikan apakah pantarlih benar-benar mendatangi pemilih secara langsung, mencocokkan data pemilih dengan KTP/KK, dan memastikan bahwa pantarlih yang datang sesuai dengan yang ditugaskan oleh KPU,” jelas Heriyanto, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Wajo.
Lebih lanjut, Heriyanto menekankan pentingnya penempelan stiker di rumah pemilih setelah coklit dilakukan. “Hal ini untuk memastikan bahwa pemilih telah dicoklit dan datanya telah diverifikasi,” terangnya.
Pengawasan coklit ini melibatkan 190 pengawas desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Wajo dan akan berlangsung dari tanggal 28 Juni hingga 24 Juli 2024.
Bawaslu Wajo tidak hanya melakukan pengawasan langsung, tetapi juga mengajak masyarakat untuk proaktif dalam memastikan hak pilih mereka. Masyarakat dapat melaporkan diri kepada pantarlih di TPS masing-masing atau di posko Kawal Hak Pilih di sekretariat Panwascam di setiap kecamatan jika belum terdaftar sebagai pemilih atau jika ada anggota keluarga yang sudah tidak memenuhi syarat sebagai pemilih.
“Kita berharap sebelum pilkada digelar, data pemilih di Kabupaten Wajo benar-benar akurat dan mutakhir. Ini adalah bentuk komitmen Bawaslu dalam menjaga dan mengawal hak pilih warga negara Indonesia,” tegas Heriyanto.
Upaya Bawaslu Wajo dalam mengawasi coklit merupakan langkah penting untuk memastikan penyelenggaraan Pilkada 2024 yang berkualitas dan demokratis. Dengan data pemilih yang akurat dan mutakhir, diharapkan hak pilih setiap warga negara dapat terjamin dan tidak ada yang tertinggal.







