Putra Wajo Raih Juara II Ajang Nasional Unhas TV Mencari Da’i 2026

Wamanews.id, 4 Maret – Andi Muh Awaluddin Syam, putra daerah Wajo berhasil meraih Juara II dalam ajang nasional Unhas TV Mencari Da’i 2026 yang diselenggarakan oleh Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui kanal resminya.
Kompetisi ini merupakan ajang dakwah tingkat nasional yang diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Proses seleksi berlangsung ketat dan kompetitif, dimulai dari tahap audisi hingga penyisihan yang menyaring peserta ke babak Top 20, Top 10, Top 5, sampai grand final.
Dalam persaingan tersebut, Andi Muh. Awaluddin Syam tampil konsisten dan mampu menunjukkan kualitas terbaiknya hingga berhasil meraih posisi Juara II.
Materi ceramah yang dibawakannya menekankan pentingnya penguatan akhlak sebagai identitas seorang Muslim, khususnya dalam bermedia sosial. Ia mengajak generasi muda untuk menjadikan etika dan adab sebagai fondasi dalam setiap interaksi digital.
Selain itu, Andi Muh Awaluddin Syam juga mendorong umat Islam untuk menjadi pelopor budaya tabayyun, memverifikasi kebenaran informasi sebelum membagikannya sebagai bentuk tanggung jawab moral di tengah derasnya arus berita dan potensi penyebaran hoaks.
Andi Muh Awaluddin Syam sendiri merupakan alumni Pondok Pesantren As’adiyah Sengkang dan saat ini ditugaskan mengabdi sebagai pembina di PPTQ Mir’atul Mujahid Kampung Bajo Kolaka. Kiprahnya di dunia pesantren menjadi fondasi kuat dalam perjalanan dakwahnya hingga mampu bersaing di tingkat nasional.
Dalam pernyataannya, Andi Awal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya.
“Saya mengucapkan terima kasih atas doa, dukungan, dan support ta semua kepada keluarga, sahabat, kerabat, teman-teman, dan para orang baik di manapun berada. Keberhasilan ini bukanlah keberhasilan saya pribadi, tetapi keberhasilan kita semua. Karena doa dan dukungan ta semua, saya bisa sampai di titik ini dan meraih Juara II,” tuturnya.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda di Kabupaten Wajo untuk terus mengembangkan potensi diri dan berani bersaing di tingkat nasional. Keberhasilan tersebut membuktikan bahwa putra daerah mampu tampil unggul dengan bekal ilmu, dedikasi, dan komitmen dalam menghadirkan dakwah yang mencerahkan dan relevan dengan tantangan zaman.







