Jamaah Haji Wajo Wafat di Arab Saudi, Bupati Andi Rosman Sampaikan Belasungkawa Mendalam!

Wamanews.id, 20 Juni 2025 – Kabar duka menyelimuti Pemerintah Kabupaten Wajo dan seluruh masyarakatnya. Salah seorang jamaah haji asal Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yaitu Andi Narwah Paduai, telah wafat saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, Arab Saudi. Almarhumah menghembuskan napas terakhir pada Selasa, 18 Juni 2025, pukul 18.55 waktu Arab Saudi.
Almarhumah Andi Narwah Paduai merupakan warga Kelurahan Tancung, Kecamatan Tanasitolo, dan tergabung dalam Kloter UPG 31. Nomor paspor beliau tercatat X5269081. Kepergian beliau di tanah suci saat menunaikan rukun Islam kelima ini tentu meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta seluruh masyarakat Wajo.
Menanggapi kabar duka ini, Bupati Wajo, H. Andi Rosman, menyampaikan belasungkawa dan turut mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran. “Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Atas nama Pemerintah Kabupaten Wajo, kami mengucapkan duka yang mendalam atas wafatnya Ibu Andi Narwah Paduai,” ujar Andi Rosman pada Rabu, 19 Juni 2025.
Bupati juga mendoakan agar segala amal ibadah almarhumah selama hidupnya, terutama dalam menjalankan ibadah haji, diterima di sisi Allah SWT. “Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan,” tambahnya, menunjukkan empati dan kepedulian dari pimpinan daerah terhadap warganya.
Kepergian seorang jamaah haji di Tanah Suci adalah peristiwa yang seringkali membawa kesedihan mendalam, namun juga dianggap sebagai syahid dan akhir yang baik bagi umat Muslim, karena meninggal di tempat suci saat menjalankan ibadah mulia. Proses pemakaman almarhumah diperkirakan akan dilakukan di Arab Saudi, sesuai dengan prosedur yang berlaku bagi jamaah yang wafat di sana.
Di tengah kabar duka ini, Pemerintah Kabupaten Wajo juga memastikan bahwa jamaah haji asal Wajo lainnya yang masih berada di Tanah Suci tetap menjadi prioritas pemantauan dan pendampingan. Pemkab Wajo melalui tim pendamping haji daerah (TPHD) dan petugas haji yang berkoordinasi dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) akan terus memastikan kondisi kesehatan dan kenyamanan seluruh jamaah.
Fokus utama adalah memastikan seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan lancar dan aman bagi jamaah. Petugas juga akan terus memantau kondisi kesehatan para jamaah, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah di Tanah Suci. Informasi mengenai kesehatan, akomodasi, konsumsi, dan jadwal ibadah akan terus disampaikan secara berkala kepada keluarga di tanah air untuk memberikan ketenangan.
Kementerian Agama Kabupaten Wajo dan pihak terkait juga diharapkan terus memberikan informasi terbaru kepada keluarga jamaah di Wajo mengenai kondisi dan perkembangan jamaah yang masih menunaikan ibadah.
Ini adalah bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi keluarga jamaah yang menunggu di kampung halaman.
Kematian almarhumah Andi Narwah Paduai menjadi pengingat bagi kita semua akan ketidakpastian hidup dan pentingnya mempersiapkan diri.
Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan untuk melewati masa sulit ini. Pemerintah Kabupaten Wajo akan terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan dan perhatian terbaik bagi seluruh jamaah hajinya, baik selama di Tanah Suci maupun setelah kembali ke tanah air.







