Waspada Modus Baru! Santri di Pangkep Positif Narkoba Akibat Liquid Vape, BNNP Sulsel Ungkap Pergeseran Pola

Wamanews.id, 4 Mei 2026 – Ancaman peredaran narkotika di wilayah Sulawesi Selatan kini memasuki babak baru yang semakin mengkhawatirkan. Zat terlarang tidak lagi hanya diedarkan dalam bentuk konvensional seperti kristal atau tembakau, melainkan telah merambah ke dalam gaya hidup modern remaja melalui cairan rokok elektrik atau liquid vape.
Fenomena ini mencuat ke permukaan setelah seorang santri di salah satu pondok pesantren di Kabupaten Pangkep dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Kejadian ini diduga kuat bermula dari aktivitas santri tersebut yang mengisap vape yang tanpa disadari telah mengandung zat narkotika sintetis.
Kasus memprihatinkan ini kini berada dalam penanganan serius Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel. Terungkapnya peristiwa ini bermula ketika orang tua korban melaporkan kondisi kesehatan anaknya yang menurun drastis hingga harus dilarikan ke rumah sakit pada pertengahan April lalu.
Kabid Pemberantasan dan Intelijen BNNP Sulsel, Ardiansyah, mengonfirmasi bahwa modus serupa bukan pertama kalinya terjadi di Sulawesi Selatan. Sebelumnya, temuan serupa melalui laporan call center juga pernah muncul di wilayah Makassar. Dalam kasus di Makassar, orang tua melaporkan perubahan perilaku ekstrem pada anaknya setelah menggunakan vape yang ternyata mengandung narkotika jenis sintetis (sinte).
“Pihak orang tuanya meminta anaknya untuk dilakukan rehabilitasi karena menggunakan vape yang sama persis kandungannya Sinte,” jelas Ardiansyah pada Minggu (3/5/2026). BNNP pun segera melakukan langkah penjemputan, penilaian (assessment), hingga proses rehabilitasi terhadap korban.
Temuan ini menjadi sinyal merah bagi para pendidik dan orang tua di Sulawesi Selatan. Ardiansyah menekankan bahwa saat ini terjadi pergeseran pola konsumsi narkotika, di mana zat ‘sinte’ kini beralih media dari tembakau ke bentuk cairan yang digunakan pada perangkat vape.
Modus ini dianggap lebih praktis dan jauh lebih sulit terdeteksi oleh pihak berwenang maupun lingkungan sekitar karena sekilas tampak seperti cairan rokok elektrik biasa. Data dari bidang rehabilitasi BNNP Sulsel menunjukkan bahwa sudah ada beberapa anak remaja yang harus menjalani perawatan akibat terpapar sinte melalui media vape ini.
Tabel: Perbedaan Modus Narkoba Konvensional vs Modus Vape
| Aspek | Modus Lama (Konvensional) | Modus Baru (Vape/Liquid) |
| Bentuk Fisik | Tembakau atau serbuk kristal. | Cairan berwarna/aroma buah (Liquid). |
| Media Pakai | Lintingan rokok atau bong. | Perangkat elektronik vape/pod. |
| Deteksi Dini | Bau menyengat khas tembakau sinte. | Sulit dideteksi karena aroma menyerupai perasa makanan. |
| Target Utama | Pengguna dewasa/remaja tertentu. | Pelajar, santri, dan mahasiswa. |
Menyikapi fenomena yang telah merambah ke lingkungan pendidikan, BNNP Sulsel mulai menggencarkan sosialisasi secara luas. Pihak BNNP menggandeng Dinas Pendidikan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para guru dan tenaga pendidik agar lebih waspada terhadap penggunaan perangkat vape di lingkungan sekolah.
Tak hanya sekolah, koordinasi juga dijalin dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX untuk menjangkau kampus-kampus dan universitas di Sulawesi Selatan. Langkah ini diambil mengingat distribusi barang terlarang ini sudah menyebar secara sistematis di kalangan mahasiswa.
Hingga saat ini, BNNP Sulsel masih terus mendalami asal-usul peredaran cairan vape mengandung narkoba tersebut. Penyelidikan difokuskan pada jalur masuk barang ke Kota Makassar hingga bagaimana distribusinya bisa sampai ke daerah-daerah lain seperti Pangkep.
“Sementara kita lakukan penyelidikan, semoga kita dapatkan hasil pembuat serta pelakunya nanti,” tutup Ardiansyah. Masyarakat pun diimbau untuk lebih aktif melaporkan jika menemukan indikasi perubahan perilaku yang mencurigakan pada anak-anak mereka setelah menggunakan rokok elektrik.







