Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Kakanwil Kemenag Temui Gubernur Bahas Persiapan MQK Nasional 2025 di Wajo!

Wamanews.id, 25 Maret 2025 – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, bertemu dengan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman (ASS), untuk membahas persiapan pelaksanaan Musabaqah Qiraatil Kutub Nasional (MQKN) 2025 yang akan digelar di Kabupaten Wajo. Pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Makassar, pada Senin (24/03/2025).

Dalam pertemuan ini, Kakanwil Kemenag didampingi oleh Kepala Bidang Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren (PD Pontren), H. Muh. Yunus, serta tim kerja terkait. Ali Yafid menyampaikan bahwa Ponpes As’adiyah Sengkang telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah MQKN 2025 berdasarkan Keputusan Menteri Agama (KMA).

Gubernur ASS menyambut baik penunjukan Wajo sebagai tuan rumah dan menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh acara ini.

“Kita bangga Sulsel menjadi tuan rumah event bergengsi ini. Semua potensi dan sumber daya akan kita kerahkan agar acara berjalan sukses, termasuk sharing anggaran dengan Kemenag,” ujar Gubernur.

Selain itu, Gubernur ASS juga mengusulkan agar Sulsel menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional pada 2026 dan meminta Kakanwil Kemenag untuk mengajukan rekomendasi ke pemerintah pusat.

Kabid PD Pontren, H. Muh. Yunus, menjelaskan bahwa pendaftaran peserta MQKN 2025 akan dibuka secara online mulai April. Seleksi tahap kedua akan digelar pada September, sebelum final lomba secara langsung di Wajo pada Oktober.

“Kami berharap semua pondok pesantren mempersiapkan santrinya dengan baik agar dapat berkompetisi secara optimal,” kata Muh. Yunus.

Lebih menarik lagi, MQKN 2025 di Wajo akan menjadi ajang pertama yang menggelar Musabaqah Qiraatil Kutub tingkat internasional dengan peserta dari 12 negara. Ini menjadi sejarah baru bagi Sulsel dalam penyelenggaraan kompetisi keagamaan.

Dalam pertemuan ini, Gubernur ASS juga meminta Kakanwil Kemenag untuk melaporkan kebutuhan yang bisa dibantu oleh Pemprov Sulsel, seperti renovasi masjid dan klinik di Asrama Haji Sudiang, serta bantuan bagi pondok pesantren dan madrasah di Sulsel.

“Pemprov siap membantu, silakan diajukan laporan terkait fasilitas yang perlu dibenahi,” tegasnya.

Dengan dukungan penuh dari Pemprov Sulsel, diharapkan MQKN 2025 berjalan sukses dan memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan Islam di Indonesia. Wajo pun siap mencetak sejarah sebagai tuan rumah event nasional sekaligus internasional yang bergengsi ini.

Penulis

Related Articles

Back to top button