Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

Gempa Dangkal M 5,0 Guncang Selatan Polewali Mandar, BMKG Pastikan Bebas Potensi Tsunami 

Wamanews.id, 9 Juli 2026 – Aktivitas kegempaan tektonik mengejutkan warga di wilayah Sulawesi Barat dan sekitarnya pada pertengahan pekan ini. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan peristiwa gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo (M) 5,0 yang mengguncang wilayah selatan Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).

Berdasarkan rilis resmi yang dikeluarkan oleh BMKG, peristiwa alam tersebut terjadi secara tiba-tiba pada Kamis (9/7/2026) pagi hari, tepatnya pukul 08.09.36 WIB atau pukul 09.09 WITA. Berada di kedalaman yang relatif dekat dengan permukaan, guncangan gempa ini sempat memicu kepanikan sesaat bagi sebagian warga yang sedang memulai aktivitas harian mereka di dalam ruangan.

Hasil analisis komprehensif dari tim BMKG menunjukkan bahwa episentrum atau pusat gempa bumi ini terletak pada koordinat geografis 3,78 Lintang Selatan (LS) dan 119,02 Bujur Timur (BT). Titik pusat guncangan tersebut secara presisi berlokasi di laut pada jarak sekitar 50 kilometer arah selatan dari pusat Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Melihat dari kedalaman hiposentrumnya yang berada di angka 10 kilometer, BMKG mengategorikan peristiwa ini sebagai jenis gempa bumi dangkal. Karakteristik dari gempa bumi dangkal dengan magnitudo 5,0 ini umumnya memang memiliki rambatan getaran yang cukup kuat dan lebih mudah dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang bermukim di sekitar wilayah episentrum, jika dibandingkan dengan gempa laut berkedalaman menengah atau dalam.

Tabel: Data dan Parameter Riil Gempa Polewali Mandar

Parameter GempaInformasi Fakta Resmi BMKG
Kekuatan GuncanganMagnitudo 5,0
Hari / Tanggal KejadianKamis, 9 Juli 2026
Waktu Pukul (Aktual)08.09.36 WIB / 09.09 WITA
Koordinat Episentrum3,78 LS – 119,02 BT
Pusat Titik Gempa50 km arah selatan Polewali Mandar, Sulbar
Kedalaman Hiposentrum10 Kilometer (Kategori Dangkal)
Status Potensi TsunamiTIDAK BERPOTENSI TSUNAMI

Meskipun pusat gempa bumi berada di wilayah perairan selatan Sulbar, pemodelan matematis yang dilakukan oleh BMKG segera memberikan konfirmasi bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi menimbulkan bencana lanjutan berupa tsunami. Pengumuman cepat ini langsung meredam kekhawatiran masyarakat pesisir pantai barat Sulawesi.

Hingga berita awal ini dirilis dan ditayangkan, belum ada laporan resmi yang masuk ke meja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengenai adanya dampak kerusakan fisik pada infrastruktur maupun fasilitas umum dan bangunan rumah warga. Beruntung, laporan mengenai korban luka maupun korban jiwa akibat dampak langsung guncangan ini juga terpantau nihil.

Terkait peristiwa ini, pihak BMKG mengeluarkan imbauan tegas agar seluruh lapisan masyarakat di wilayah Polewali Mandar, Majene, hingga Mamuju untuk tetap tenang dan melanjutkan aktivitas harian seperti biasa. Warga diminta untuk membentengi diri dari kepanikan berlebih serta tidak mudah memercayai kabar bohong (hoaks) ataupun informasi spekulatif mengenai prediksi gempa susulan besar yang belum terverifikasi kebenarannya.

Masyarakat disarankan untuk selalu memantau perkembangan aktivitas tektonik terkini secara mandiri melalui kanal-kanal komunikasi resmi milik BMKG, baik via aplikasi mobile InfoBMKG, situs web resmi, maupun akun media sosial terverifikasi milik BMKG guna mengantisipasi adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershocks). 

Penulis

Related Articles

Back to top button