Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSel

Diduga Hilang Kesadaran, Pemobil di Sidrap Tabrak Pemotor Ayah-Anak hingga Peserta Gerak Jalan

Wamanews.id, 19 Agustus 2026 – Insiden kecelakaan lalu lintas beruntun mewarnai kemeriahan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Sebuah mobil pikap Suzuki Futura yang dikemudikan oleh seorang pria berinisial K (57) hilang kendali dan menabrak pasangan pengendara sepeda motor serta rombongan peserta gerak jalan.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi di Jalan Poros Pangkajene-Rappang, Kelurahan Kadidi, Kecamatan Panca Rijang, Kabupaten Sidrap, pada Senin sore (17/8/2026) sekitar pukul 15.15 WITA.

Aksi tak terkendali kendaraan tersebut memicu kemarahan warga dan penonton di sepanjang jalan hingga berujung pada aksi amuk massa terhadap pengemudi.

Kapolres Sidrap, AKBP Indra Waspada, mengonfirmasi kronologi kejadian tersebut berdasarkan hasil penyelidikan awal di lokasi kejadian. Ia membeberkan bahwa kendaraan yang dikemudikan pengemudi K semula melaju dari arah selatan menuju ke utara.

“Pengemudi kendaraan bermotor jenis Futura berinisial K saat itu bergerak dari arah selatan menuju utara. Berdasarkan keterangan awal, yang bersangkutan mendadak tidak sadarkan diri saat mengemudi,” jelas AKBP Indra Waspada saat memberikan keterangan resminya pada Selasa (18/8/2026).

Akibat pengemudi yang mendadak hilang kesadaran, mobil melenceng dan menabrak satu unit sepeda motor yang sedang berhenti di bahu jalan. Sepeda motor tersebut dikendarai oleh seorang wanita bernama Sri Ramdani yang sedang membonceng ayahnya, Bahar (68).

Saat kejadian, kedua korban sengaja menepi dan memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan untuk menyaksikan serta memberi jalan kepada rombongan peserta gerak jalan HUT RI.

“(Mobil pengemudi) menabrak kendaraan sepeda motor yang lagi terparkir di pinggir jalan dari arah yang sama,” tutur Indra. Bukannya berhenti usai menghantam sepeda motor, mobil Futura tersebut justru terus melaju tanpa kendali ke arah depan. Laju kendaraan baru terhenti setelah menyeruduk rombongan peserta gerak jalan yang tengah melakukan barisan penghormatan di tengah agenda pawai kemerdekaan.

“Pengemudi Futura ini melanjutkan perjalanan dan menabrak salah satu rombongan pejalan kaki yang sedang melaksanakan kegiatan peringatan 17 Agustus,” tambahnya.

Melihat rombongan gerak jalan dan warga tertabrak, emosi masyarakat serta penonton di lokasi kejadian seketika pecah. Warga yang tersulut emosi merusak kendaraan mobil tersebut, memaksa sopir K keluar dari kabin kemudi, lalu melakukan aksi main hakim sendiri.

“Pada saat kejadian, karena menabrak beberapa peserta gerak jalan dan ada luapan emosi dari masyarakat sekitar, terjadi aksi main hakim sendiri,” ucap Indra.

Sopir berinisial K yang menderita luka-luka akibat amuk massa langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat oleh petugas kepolisian untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, para korban kecelakaan baik pengendara motor maupun peserta gerak jalan juga sempat mendapatkan penanganan medis dan kini dilaporkan telah diperbolehkan pulang untuk rawat jalan.

“Untuk korban dari peserta gerak jalan maupun pengendara sepeda motor saat ini sudah melaksanakan rawat jalan dan kembali ke rumah masing-masing,” terangnya.

Saat ini pihak Kepolisian Resor Sidrap telah mengamankan barang bukti kendaraan yang terlibat kecelakaan dan terus melakukan proses hukum serta pendalaman lebih lanjut. Penyidik tengah berkoordinasi dengan tim medis untuk memverifikasi klaim pengemudi yang mengaku mengalami serangan jantung saat musibah terjadi.

“Penyebab pastinya masih kita lakukan pendalaman dan penyelidikan. Pengakuan awal pengemudi K adalah mengalami gangguan kesehatan, dalam hal ini serangan jantung. Kami masih berkoordinasi dengan pihak dokter rumah sakit untuk memastikan kebenarannya. Proses hukum tetap berjalan,” tegas AKBP Indra Waspada.

Penulis

Related Articles

Back to top button