Wajo Siapkan 3.239 Hewan Kurban untuk Idul Adha 1447 H, Tempe Jadi Kecamatan Terbanyak!

Wamanews.id, 11 Mei 2026 – Semarak menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah mulai terasa di Bumi Lamaddukelleng. Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) merilis data proyeksi ketersediaan hewan kurban yang mencapai ribuan ekor. Berdasarkan pendataan terbaru, tercatat sebanyak 3.239 ekor hewan kurban yang tersebar di 14 kecamatan di seluruh wilayah Kabupaten Wajo.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan DPKP Wajo, drh. Bone Ramadan, mengungkapkan bahwa populasi hewan kurban tahun ini didominasi oleh sapi, namun ada yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya dengan munculnya kembali komoditas kerbau.
“Berdasarkan data proyeksi kami, total ada 3.239 hewan kurban dengan rincian 3.151 ekor sapi, 3 ekor kerbau, dan 85 ekor kambing,” ungkap drh. Bone Ramadan kepada media, Minggu (10/5/2026).
Dari 14 kecamatan yang ada di Wajo, Kecamatan Tempe mencatatkan angka proyeksi tertinggi dengan total 754 ekor (739 sapi dan 15 kambing). Posisi kedua ditempati oleh Kecamatan Belawa dengan total 474 ekor, disusul Tanasitolo dengan 395 ekor. Sebaliknya, angka proyeksi paling rendah berada di Kecamatan Gilireng dengan 77 ekor sapi.
Menariknya, Idul Adha 1447 H kali ini menandai kembalinya kurban kerbau di Kabupaten Wajo. Tahun lalu, tercatat tidak ada pemotongan kerbau sama sekali. Namun tahun ini, dua kecamatan dipastikan akan memotong kerbau, yakni 1 ekor di Kecamatan Keera dan 2 ekor di Kecamatan Bola.
Guna menjamin ketenteraman batin masyarakat dalam beribadah kurban, DPKP Wajo tengah membentuk tim pemeriksaan kesehatan hewan kurban. Tim yang juga melibatkan penyuluh pertanian ini dijadwalkan akan turun langsung ke lapangan dua pekan sebelum hari raya.
“Kami akan melakukan pemeriksaan kesehatan di seluruh kecamatan. Jadwal pastinya masih dikoordinasikan dengan pihak terkait, namun fokus utama kami adalah memastikan seluruh hewan yang akan dipotong dalam kondisi sehat dan layak konsumsi,” tambah drh. Bone.
Staf Bidang Peternakan DPKP Wajo, drh. Muhammad Abdi Awal, turut memberikan tips bagi warga yang ingin membeli hewan kurban secara mandiri agar sesuai dengan syariat Islam dan standar kesehatan.
“Pastikan sapi minimal sudah berusia 2 tahun, kambing 1 tahun, dan domba 6 bulan. Cara paling mudah mengecek usia adalah dengan melihat gigi seri permanennya; jika sudah berganti atau terlihat sepasang, berarti sudah cukup umur,” jelas drh. Abdi.
Selain faktor usia, kondisi fisik menjadi poin penting. Hewan kurban harus dipastikan tidak pincang, matanya cerah (tidak merah atau sayu), serta cermin mulut terlihat basah yang menandakan hewan tersebut terhidrasi dengan baik dan tidak sedang sakit.
Tabel: Data Proyeksi Hewan Kurban Kabupaten Wajo 1447 H
| Kecamatan | Sapi | Kerbau | Kambing | Total |
| Tempe | 739 | 0 | 15 | 754 |
| Belawa | 453 | 0 | 21 | 474 |
| Tanasitolo | 379 | 0 | 16 | 395 |
| Pitumpanua | 245 | 0 | 4 | 249 |
| Sabbangparu | 242 | 0 | 8 | 250 |
| Majauleng | 175 | 0 | 4 | 179 |
| Bola | 167 | 2 | 1 | 170 |
| Sajoanging | 146 | 0 | 2 | 148 |
| Keera | 129 | 1 | 0 | 130 |
| Penrang | 116 | 0 | 4 | 120 |
| Takkalalla | 99 | 0 | 0 | 99 |
| Pammana | 94 | 0 | 6 | 100 |
| Maniangpajo | 90 | 0 | 4 | 94 |
| Gilireng | 77 | 0 | 0 | 77 |
| TOTAL | 3.151 | 3 | 85 | 3.239 |
Melalui persiapan yang matang dan pengawasan ketat, Pemerintah Kabupaten Wajo berharap pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan lancar, aman, dan membawa berkah bagi seluruh masyarakat.







