Situs PeduliLindungi Disusupi Judi Online, Kemkomdigi Langsung Take Down

Wamanews.id, 22 Mei 2025 – Kehebohan melanda jagat maya setelah situs PeduliLindungi.id, yang dulunya menjadi andalan masyarakat dalam penanganan COVID-19, mendadak menampilkan konten judi online. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) pun bergerak cepat untuk melakukan pemutusan akses atau take down terhadap situs tersebut.
Langkah tegas ini diambil usai masuknya laporan dari masyarakat yang menemukan bahwa situs PeduliLindungi telah disusupi oleh pihak tidak bertanggung jawab. “Tindakan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ruang digital Indonesia tetap aman dan bersih dari konten ilegal,” ungkap Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Rabu (21/5/2025).
Menurut Alexander, hasil investigasi awal menunjukkan bahwa situs PeduliLindungi mengalami defacement serangan peretas yang mengubah tampilan situs dan menyisipkan tautan mengarah ke platform perjudian online.
Temuan ini diperoleh dari laporan lengkap masyarakat yang menyertakan tautan (URL) dan tangkapan layar (screenshot) aktivitas mencurigakan di situs tersebut.
“Ini merupakan pelanggaran serius terhadap prinsip keamanan informasi nasional. Demi perlindungan publik, kami langsung lakukan take down,” tegasnya.
Untuk diketahui, PeduliLindungi adalah platform yang dulunya digunakan sebagai alat pelacak dan kontrol mobilitas masyarakat selama pandemi COVID-19. Namun sejak Maret 2023, fungsinya telah diintegrasikan ke sistem kesehatan digital nasional bernama SatuSehat, dengan alamat domain baru: satusehat.kemkes.go.id.
Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Kesehatan, Aji Muhawarman, membenarkan bahwa situs PeduliLindungi.id sudah tidak berada di bawah pengelolaan Kemenkes sejak integrasi ke SatuSehat dilakukan.
“Pengelolaan domain dan sistem sepenuhnya telah dialihkan. Termasuk aspek keamanan siber dan server, semuanya tidak lagi berada dalam tanggung jawab Kemenkes,” kata Aji kepada awak media, Selasa (20/5/2025)
Insiden ini menjadi peringatan keras bagi pengelola situs web milik pemerintah maupun swasta untuk tidak menelantarkan domain yang sebelumnya aktif. Situs-situs tak terurus berisiko tinggi menjadi sasaran empuk bagi pelaku kejahatan digital untuk menyisipkan malware, phising, hingga konten ilegal seperti perjudian online.
Kemkomdigi menegaskan pentingnya pengawasan dan pengamanan berkelanjutan terhadap domain digital, terutama yang sebelumnya memiliki keterkaitan dengan layanan publik. “Setiap celah keamanan yang terbuka bisa dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan. Maka kami mengajak semua pihak untuk lebih proaktif menjaga integritas ruang digital Indonesia,” lanjut Alexander.
Kemkomdigi juga mengimbau masyarakat agar tidak lagi mengakses PeduliLindungi.id dan segera beralih ke platform resmi SatuSehat yang saat ini menjadi standar sistem informasi kesehatan nasional.
Masyarakat bisa menggunakan aplikasi SatuSehat Mobile yang tersedia di App Store dan Google Play untuk keperluan medis dan data vaksin.
Selain itu, masyarakat diminta untuk melaporkan setiap aktivitas digital mencurigakan ke kanal resmi aduankonten.id sebagai bentuk partisipasi aktif menjaga ruang digital.
Kasus penyusupan konten judi online ke situs PeduliLindungi menjadi alarm keras tentang pentingnya pengamanan digital, terutama untuk sistem dan domain yang sebelumnya digunakan untuk kepentingan publik. Meskipun situs tersebut tidak lagi dikelola pemerintah, reputasinya yang masih kuat di mata publik dapat dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk melakukan aksi penipuan atau penyebaran konten ilegal.
Kementerian Komunikasi dan Digital menyatakan akan terus memperkuat pengawasan serta mengambil langkah hukum terhadap penyusup digital yang mencoba merusak ruang siber Indonesia.







