Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Siapkan Porprov 2026, PBSI Wajo Gelar Pelatihan Wasit Bulutangkis Akbar Setelah Dua Dekade!

Wamanews.id, 22 Juni 2025 – Setelah penantian hampir dua dekade, Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Wajo kembali mengambil langkah strategis dengan menggelar Pelatihan Wasit Bulutangkis. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya serius PBSI Wajo untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas, khususnya di sektor perwasitan, guna menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan 2026 yang akan digelar di Wajo dan Bone. Pelatihan yang sangat dinantikan ini berlangsung selama dua hari penuh, yaitu pada tanggal 20 hingga 21 Juni 2025. 

Bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Wajo, pelatihan ini mengusung tema yang sangat relevan: “Meningkatkan SDM Wasit Menuju Porprov Wajo-Bone 2026.” Antusiasme terlihat jelas dari puluhan peserta yang datang dari berbagai kecamatan di Wajo untuk mengikuti kegiatan ini.

Acara dibuka secara langsung oleh Ketua PBSI Wajo, Fery Surachmat, yang juga dikenal sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Wajo. Dalam sambutannya, Fery menekankan pentingnya pelatihan ini. “Kita tidak hanya membina atlet, tapi juga memperkuat SDM wasit. Tanpa wasit yang kompeten dan tersertifikasi, sulit mewujudkan pertandingan yang berkualitas,” ujar Fery, menyoroti bahwa kualitas pertandingan sangat bergantung pada integritas dan kompetensi wasit.

Fery menjelaskan bahwa pelatihan wasit ini masuk dalam program kerja strategis PBSI Wajo. Ia mengakui bahwa kebutuhan akan wasit bersertifikasi semakin mendesak, terutama menjelang Porprov 2026 di mana Wajo akan menjadi tuan rumah bersama Bone. Meskipun Wajo saat ini telah memiliki beberapa wasit berlisensi provinsi, nasional, bahkan internasional, namun secara jumlah, Fery menilai ketersediaan wasit masih kurang memadai untuk skala event sebesar Porprov.

“Karena itu kaderisasi dan peningkatan kompetensi harus terus kita dorong. Ini bagian dari persiapan serius Wajo sebagai tuan rumah Porprov 2026,” tambahnya. Pernyataan ini menunjukkan komitmen penuh PBSI Wajo dalam menyukseskan gelaran olahraga akbar dua tahun mendatang.

Selain memenuhi kebutuhan jumlah, Fery juga berharap pelatihan ini dapat menjadi momentum penting bagi regenerasi perwasitan bulutangkis di Wajo. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan muncul bibit-bibit wasit baru yang memiliki semangat dan kapasitas untuk berkontribusi dalam dunia perbulutangkisan.

Para peserta pelatihan dibekali dengan materi-materi terbaru seputar peraturan pertandingan bulutangkis, teknik kepemimpinan lapangan yang efektif, serta simulasi pertandingan yang realistis. Materi-materi ini disampaikan langsung oleh pemateri profesional yang didatangkan khusus dari PBSI Sulsel, yaitu Marsuki Shahab, Abdul Gaffar, dan Lukman Hidayat. Kehadiran pemateri berpengalaman ini menjamin kualitas materi yang diterima oleh para peserta.

Di akhir sambutannya, Fery Surachmat mengungkapkan harapannya yang besar terhadap pelatihan ini. “Kami berharap ini menjadi titik awal penguatan kapasitas dan struktur perwasitan di Wajo, sekaligus modal penting dalam menyukseskan cabang olahraga bulutangkis di Porprov mendatang,” tutupnya.

Pelatihan Wasit Bulutangkis ini tidak hanya akan melahirkan wasit-wasit baru, tetapi juga meningkatkan standar perwasitan di Wajo secara keseluruhan. Dengan SDM wasit yang kompeten dan bersertifikasi, diharapkan pelaksanaan Porprov 2026, khususnya untuk cabang olahraga bulutangkis, dapat berjalan dengan lancar, adil, dan menjunjung tinggi sportivitas. Ini adalah langkah maju bagi PBSI Wajo dalam mengembangkan bulutangkis di daerah.

Penulis

Related Articles

Back to top button