Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

​Om Johdy di Pesta Wirausaha Wajo: Jangan Terjebak di Lembah Keputusasaan Saat Bisnis Berbenturan

​Wamanews.id, 19 Januari 2026 – Wirausahawan sekaligus professional coach, Junaedi Abdul Salam atau yang akrab disapa Om Johdy, memberikan suntikan motivasi sekaligus strategi praktis bagi para pelaku usaha di acara Pesta Wirausaha Wajo, pada Minggu 18 Januari 2026, di Gor Stadion Andi Ninnong, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, sekira pukul 08.00 Wita

Dalam sesinya, ia menyoroti fase kritis yang sering dialami pengusaha ketika menghadapi kegagalan atau hambatan besar dalam bisnis.

​Om Johdy menjelaskan bahwa setiap perjalanan bisnis pasti akan menemui titik benturan, mulai dari masalah internal seperti karyawan yang mengundurkan diri tanpa berita (mutaber), hingga faktor eksternal seperti omzet yang merosot tajam. Saat benturan itu terjadi, pengusaha seringkali jatuh dari titik antusiasme tinggi ke titik terendah yang disebut sebagai Valley of Despair atau lembah keputusasaan.

​”Tinggal dua pilihan buat kita semua: mau terjebak pada Valley of Despair atau bangkit?” ujar Om Johdy di hadapan para peserta. 

Menurutnya, benturan tersebut seharusnya menjadi momentum untuk melakukan transformasi besar (The Great Transformation), bukan justru menjadi alasan untuk terpuruk.

​Untuk membantu pengusaha mendiagnosis kondisi bisnis mereka, Om Johdy memperkenalkan konsep Tujuh Tangga Bisnis. Ia menekankan bahwa meskipun usia bisnis sudah mencapai belasan tahun, level bisnisnya bisa saja masih di tahap awal jika tidak dikelola dengan benar.

“Jangan pernah bilang produk Anda untuk semua orang. Tidak ada satu pun produk di dunia ini yang melayani semua orang,” tegasnya.

​Salah satu poin penting yang dibahas adalah hambatan pengusaha dalam mendelegasikan tugas. Om Johdy menyebut perasaan “jika tidak saya yang kerjakan, maka tidak akan jadi” sebagai racun bagi pertumbuhan bisnis. Ia mendefinisikan delegasi sebagai seni menciptakan hasil yang identik meskipun dikerjakan oleh orang yang berbeda.

​”Semua hal bisa didelegasikan, kecuali arah perusahaan,” pungkas Om Johdy, mengingatkan bahwa visi besar harus tetap dipegang oleh sang pemilik bisnis sementara operasional teknis sudah seharusnya beralih ke tangan tim.

Penulis

Related Articles

Back to top button