Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Kolaborasi Basarnas dan Aspirasi AIA: Warga Wajo Dibekali Keterampilan Pertolongan

Wamanews.id, 6 Desember 2025 — Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Makassar menyelenggarakan Workshop Pemberdayaan Masyarakat di Aula LPK CIS (Celebes Internasional School), Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo. 

Kegiatan ini terlaksana sebagai bentuk respon atas aspirasi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, H. Andi Iwan Darmawan Aras, dengan tujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi kondisi darurat.

Kepala Kantor Basarnas Sulawesi Selatan, Muhammad Arif Anwar, menjelaskan bahwa pentingnya kegiatan ini adalah memberikan pemahaman dasar bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana.

“Workshop Pemberdayaan bertujuan membekali masyarakat di wilayah rawan bencana agar memiliki pengetahuan dasar tentang kegawatdaruratan dan tindakan apa yang perlu dilakukan ketika menyaksikan kondisi darurat terjadi,” ujarnya.

Menurut Arif, kondisi darurat selalu datang tanpa peringatan, sehingga masyarakat harus memiliki kemampuan untuk merespons dengan tepat.

“Keadaan darurat tidak dapat diprediksi kapan terjadi, tapi ketika terjadi akan sangat membahayakan korban. Workshop ini membekali peserta dengan pengetahuan tentang upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko dan meminimalkan dampak mortalitas bagi korban,” jelasnya.

Lebih lanjut, Arif berharap peserta dapat memperluas dampak pelatihan ini hingga ke tingkat komunitas.

“Kami berharap peserta memahami tindakan yang perlu diambil, mulai dari melaporkan kejadian, memindahkan korban, hingga melakukan bantuan hidup dasar sebelum bantuan medis tiba. Selain itu, peserta diharapkan menjadi patron di masyarakat yang menjadi sumber informasi Basarnas ketika terjadi kondisi darurat,” tambahnya.

Salah satu peserta workshop dari BPBD Kabupaten Wajo, Muhammad Yusuf, menyampaikan bahwa motivasinya mengikuti kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pelayanan kepada masyarakat.

 “Menambah pengetahuan tentang pencarian dan pertolongan untuk pelayanan masyarakat,” ungkapnya.

Ia juga menilai materi yang diterima sangat penting dan dapat diterapkan dalam kondisi nyata.

“Pertolongan pertama untuk korban bencana menjadi pengetahuan yang sangat penting, dan ini sangat perlu diterapkan,” ujarnya.

Yusuf menambahkan bahwa pelatihan ini memberikan perubahan sudut pandang mengenai kesiapsiagaan bencana.

“Banyak perubahan,” tuturnya.

Sebagai bentuk komitmen, Yusuf memastikan dirinya akan siap membantu masyarakat kapan pun dibutuhkan.

“Saya akan selalu siap berada di tengah masyarakat jika terjadi bencana,” tegasnya.

Kegiatan workshop ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara aspirasi Wakil Ketua Komisi V DPR RI  bapak H. Andi Iwan Darmawan Aras dan aksi lapangan Basarnas dalam memperkuat kesiapsiagaan masyarakat. Dengan meningkatnya kapasitas warga, diharapkan respon awal terhadap situasi darurat dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan efektif di tingkat komunitas.

Penulis

Related Articles

Back to top button