Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

Kawal Demo Pekerja Dapur MBG, Vonny Ameliani Siap Teruskan Aspirasi Emak-Emak ke Pusat

Wamanews.id, 25 Juni 2026 – Gelombang penyampaian aspirasi terkait keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali memadati halaman Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan pada Rabu (24/6/2026). Ribuan pengunjuk rasa yang tergabung sebagai relawan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Sulawesi Selatan menggelar aksi damai berskala besar guna menyuarakan suara akar rumput.

Massa aksi yang didominasi oleh kaum perempuan dan emak-emak pekerja ini menuntut dengan tegas agar program pemenuhan gizi andalan Presiden Prabowo Subianto tersebut tetap dilanjutkan tanpa hambatan. Bagi mereka, program nasional ini tidak hanya berhasil menekan angka stunting pada anak, melainkan telah bertransformasi menjadi tumpuan baru sektor ekonomi domestik sebagai sumber penghasilan utama keluarga.

Menanggapi kehadiran ribuan relawan tersebut, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Gerindra, Vonny Ameliani Suardi, langsung turun menemui massa. Sembari mendengarkan poin-poin tuntutan, Vonny menegaskan bahwa parlemen daerah berkomitmen penuh untuk mengawal serta meneruskan aspirasi para pekerja dapur, petani, hingga nelayan ini langsung ke jajaran pemerintah pusat.

Dalam orasinya di hadapan perwakilan massa, Vonny Ameliani mengungkapkan rasa haru sekaligus dukungannya terhadap pergerakan organik tersebut. Menurut legislator Gerindra ini, indikator keberhasilan program MBG di Sulawesi Selatan terlihat sangat nyata karena cakupan penerima manfaatnya menyentuh kluster masyarakat yang paling membutuhkan.

“Aspirasi yang disampaikan masyarakat menunjukkan bahwa program ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kecil dan anak-anak kita yang mendapatkan makanan bergizi gratis. Program ini memberikan asupan gizi kepada anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang diharapkan mampu menjadi intervensi penting dalam pertumbuhan serta perkembangan mereka agar kesehatan dan kecerdasannya semakin baik,” ujar Vonny yang juga menjabat sebagai Ketua KNPI Sulsel tersebut.

Lebih lanjut, Vonny memaparkan bahwa dampak positif dari eksistensi dapur umum SPPG ini memicu efek domino (multiplier effect) yang sangat masif terhadap ekosistem ekonomi mikro di desa-desa pelosok. Kebutuhan logistik dapur yang besar secara otomatis menyerap komoditas hasil bumi lokal secara berkala.

Tabel: Kluster Sektor Terdampak Positif Program MBG di Sulawesi Selatan

Sektor MasyarakatPeran & Keterlibatan dalam ProgramDampak Finansial & Sosial Ekonomi
Pekerja Dapur / Emak-EmakPengolahan dan penyajian makanan bergizi harian.Sumber penghasilan tetap, memperdayakan single mother.
Petani & Nelayan LokalPenyuplai utama beras, sayur-mayur, dan ikan segar.Harga serapan hasil panen dan tangkapan lebih stabil.
Pedagang Pasar MikroPenyedia komoditas telur dan bahan pokok lainnya.Peningkatan volume penjualan harian di tingkat daerah.
Sarjana Muda (Lulusan Baru)Tenaga ahli gizi, validator menu, dan akuntan keuangan.Membuka lapangan kerja profesional baru di wilayah pelosok.

Di tengah evaluasi yang terus berjalan, keresahan para relawan mengenai kelangsungan dapur SPPG dinilai sangat beralasan. Vonny mengaku sangat tersentuh ketika mendapati fakta di lapangan bahwa program ini menjadi penyelamat ekonomi bagi kelompok rentan, termasuk para ibu tunggal (single mother). Melalui program ini, mereka bisa bekerja secara produktif dekat dengan lingkungan tempat tinggal mereka tanpa kehilangan waktu mengurus anak.

“Banyak sarjana yang baru lulus kini bekerja sebagai ahli gizi maupun akuntan di dapur MBG. Begitu pula para emak-emak yang sebelumnya kesulitan mendapatkan pekerjaan, sekarang sudah bisa membantu menghidupi keluarganya,” urai Vonny.

Sebagai penutup, ia menegaskan bahwa DPRD Sulsel tidak akan mendiamkan aspirasi ini begitu saja. Dokumen tuntutan dari aksi damai ini akan segera direkapitulasi secara formal untuk diteruskan ke kementerian terkait dan Badan Gizi Nasional di Jakarta sebagai bahan pertimbangan strategis nasional.

“Ini adalah suara rakyat, bukan suara oligarki. Aspirasi yang disampaikan hari ini menunjukkan bahwa program MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil dan mereka berharap program ini tetap dilanjutkan,” pungkasnya tegas. 

Penulis

Related Articles

Back to top button