Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

Cuaca Panas Ekstrem Landa Indonesia, Apa Penyebabnya?

Wamanews.id 21 Oktober 2025 – Beberapa hari belakangan ini cuaca panas ekstrem melanda sejumlah kota di Indonesia. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara tembus lebih dari 37 derajat Celcius pada Minggu (19/10/2025)

Berdasarkan data BMKG, Karanganyar, Jawa Tengah, menjadi wilayah dengan suhu tertinggi, yakni 38,2 derajat Celsius, mengalahkan sejumlah kota besar lain di Tanah Air.

“Daerah yang mengalami suhu panas antara lain Karanganyar, Jawa Tengah (38,2°C), Majalengka, Jawa Barat (37,6°C), Boven Digoel, Papua (37,3°C), dan Surabaya, Jawa Timur (37°C),” ujar Direktur Meteorologi Publik BMKG, Dr. Andri Ramdhani, M.Si.

Suhu tinggi ini menunjukkan bahwa cuaca terik masih mendominasi wilayah Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Papua bagian selatan, terutama pada pukul 10.00–16.00 WIB, waktu di mana sinar Matahari berada pada posisi paling tegak lurus. 

Dalam keterangan resmi dari BMKG, dijelaskan bahwa adanya gerak semu Matahari dan Monsun Australia yang menjadi dua faktor utama yang memicu peningkatan suhu ekstrem. 

“Kombinasi antara gerak semu Matahari dan pengaruh monsoon Australia turut meningkatkan suhu udara di banyak wilayah Indonesia,” tulis BMKG dalam rilis resminya.

Pada bulan Oktober, posisi gerak semu matahari berada tepat di atas wilayah selatan khatulistiwa, sehingga wilayah Indonesia bagian tengah dan selatan menerima penyinaran matahari paling intens. Selain itu, monson Australia membawa angin timuran kering dan panas dari wilayah gurun menuju Indonesia, menyebabkan udara terasa lebih terik di siang hari.

Dengan minimnya awan yang menutupi langit, membuat sinar Matahari langsung menyentuh permukaan tanah tanpa penghalang sehingga akan meningkatkan suhu panas di beberapa wilayah di Indonesia.

Reporter: Muh Fadhlur Rahman (Magang)

Penulis

Related Articles

Back to top button