Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Uncategorized

Cengkok “Angin Puting Beliung” Viral! Onggo, Bocah Polman yang Pikat Jutaan Netizen hingga Dilirik Juara DA

Wamanews.id, 7 Februari 2026 – Jagat media sosial, khususnya platform TikTok, tengah dihebohkan oleh kemunculan talenta muda berbakat dari tanah Sulawesi Barat. Kali ini, sorotan tertuju pada seorang remaja SMP asal Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bernama Asril, yang lebih akrab disapa Onggo. Melalui video-video pendek yang menampilkan kemampuannya mengolah vokal dangdut, Onggo berhasil memikat hati jutaan pasang mata hanya dalam waktu singkat.

Nama Onggo mendadak menjadi perbincangan hangat setelah video dirinya berlatih vokal bersama seorang guru musik beredar luas. Bukan sekadar bernyanyi biasa, Onggo menunjukkan teknik “cengkok” yang sangat matang untuk anak seusianya—sebuah teknik tingkat tinggi dalam musik dangdut yang biasanya hanya dikuasai oleh penyanyi profesional dengan jam terbang tinggi.

Video pertama yang memicu ledakan popularitas Onggo diunggah oleh akun TikTok @puang0692. Dalam rekaman tersebut, terlihat Onggo dengan raut wajah serius dan penuh penjiwaan melantunkan lagu populer “Seperti Mati Lampu”. Di sampingnya, sang guru vokal memberikan instruksi dan bimbingan langsung untuk memoles nada-nadanya.

Namun, yang paling mencuri perhatian adalah keterangan dalam video tersebut: “Belajar cengkok angin puting beliung”. Istilah ini seolah menggambarkan betapa dinamis dan cepatnya lekukan nada yang mampu dihasilkan oleh tenggorokan Onggo. Hingga Rabu (4/2/2026), video tersebut telah mencatatkan angka fantastis dengan ditonton lebih dari 38,4 juta kali dan dihujani oleh 106 ribu komentar dari warganet yang terpukau.

“Latihan vocal, semuanya sudah oke sisa nafasnya kurang panjang,” tulis akun pengunggah dalam kolom deskripsi, memberikan evaluasi teknis sekaligus pujian atas bakat alami sang bocah.

Kepopuleran Onggo ternyata bukan sekadar keberuntungan satu kali tayang. Pada unggahan lainnya, ia kembali membuktikan kualitasnya saat membawakan lagu “Mata Hatiku” milik diva dangdut Iis Dahlia. Video ini pun tak kalah sukses dengan meraih sekitar 18 juta tayangan.

Saat melantunkan lirik ikonik “Hewan pun tak sudi kasihnya dicuri”, Onggo mampu memberikan improvisasi cengkok yang disebut-sebut sebagai “cengkok keriting”. Sang pengunggah video pun tampak sangat optimis dengan masa depan anak didiknya tersebut. Ia bahkan memberikan isyarat bahwa Onggo sedang dipersiapkan untuk melangkah ke kancah nasional.

“Siapkan cengkok keriting sebelum daftar DA8, 1 langkah lagi menuju Studio 5 Indosiar,” tulis sang mentor, merujuk pada ajang pencarian bakat bergengsi D’Academy musim kedelapan.

Viralnya Onggo ternyata sampai ke telinga para musisi besar, termasuk Ical Majene, juara ajang D’Academy yang juga berasal dari Sulawesi Barat. Ical secara spontan memberikan komentar dukungannya di salah satu video Onggo.

“Aku yessss,” tulis Ical singkat, layaknya seorang juri yang sedang memberikan penilaian positif.

Namun, dukungan Ical tidak berhenti di kolom komentar saja. Sebagai sesama putra daerah, Ical kemudian menyempatkan diri bertemu langsung dengan Onggo untuk memberikan motivasi. Dalam pertemuan tersebut, mereka sempat berkolaborasi membawakan lagu “Bang Toyib”.

Momen pertemuan tersebut diunggah di akun TikTok milik Ical, @ical_majene, dan langsung kembali viral dengan meraup lebih dari 6,1 juta tayangan. Dengan penuh rasa bangga, Ical memperkenalkan Onggo kepada para pengikutnya.

“Anak gue yang baru nih namanya onggo senggol donk,” ujar Ical berseloroh, sebuah pengakuan yang tentu saja menjadi modal mental yang luar biasa bagi Onggo untuk menapaki karier di dunia hiburan.

Munculnya Onggo sebagai fenomena viral kembali membuktikan bahwa Polewali Mandar dan Sulawesi Barat secara umum adalah gudang talenta musik dangdut yang tak pernah habis. Dengan dukungan netizen dan bimbingan dari para senior seperti Ical, jalan Onggo menuju panggung megah Studio 5 Indosiar tampaknya sudah mulai terbuka lebar.

Kini, masyarakat Polman berharap agar Onggo terus tekun berlatih, terutama dalam mengatur pernapasan dan menjaga kualitas vokalnya, agar kelak bisa mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. 

Penulis

Related Articles

Back to top button