Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

SulSelUncategorized

CCTV Dugaan Penganiayaan Staf DPRD Bone Dinyatakan Aman, Polisi Siapkan Pemeriksaan Saksi

Wamanews.id, 30 Juli 2026 – Rekaman CCTV yang diduga merekam aksi penganiayaan oleh Ketua DPRD Kabupaten Bone terhadap salah satu stafnya dipastikan masih dalam kondisi aman. Sebelumnya sempat muncul informasi bahwa perangkat tersebut rusak sehingga tidak bisa diperiksa penyidik.

Kepastian itu disampaikan pada Rabu (29/7/2026). CCTV yang dimaksud terpasang di area kantin Gedung DPRD Bone dan mengarah ke lokasi yang disebut sebagai tempat kejadian perkara.Ketua Komisi I DPRD Bone, Rismono Sarlim, menjelaskan kerusakan hanya terjadi pada bagian kabel HDMI. Ia memastikan data rekaman tetap tersimpan dan bisa bertahan hingga 30 hari ke depan.

“Memang sempat dikabarkan rusak, tapi yang rusak hanya kabel HDMI-nya. Untuk rekamannya aman,” ujarnya.

CCTV tersebut menjadi salah satu bukti penting dalam kasus yang menyeret Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong (32) dan korban Yuli Novita Sari (29). Namun hingga saat ini rekaman belum dibuka karena masih menunggu perbaikan kabel penghubung agar bisa diakses.

Rismono menyebut dirinya bersama Sekretaris Dewan telah mengecek kondisi perangkat. Menurutnya belum ada pihak yang melihat isi rekaman karena kendala teknis pada kabel, meskipun penyimpanannya tetap berjalan normal.

Dari pihak kepolisian, Polres Bone menyatakan penanganan kasus ini masih berjalan. Penyidik tengah mempersiapkan pemanggilan sejumlah saksi yang diajukan oleh pelapor untuk dimintai keterangan lebih lanjut.Kasat Reskrim Polres Bone AKP Alvin Aji Kurniawan mengatakan proses penyelidikan masih berlangsung.

“Rencana besok kami dari Reskrim Polres Bone akan melakukan pemanggilan terhadap saksi yang diajukan pelapor untuk memberikan klarifikasi,” katanya melalui pesan singkat.

Peristiwa yang dilaporkan terjadi di salah satu kantin Gedung DPRD Bone, Jalan Kompleks Stadion Lapatau, Kelurahan Macanang, Kecamatan Tanete Riattang Barat, pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 14.30 WITA.Dalam laporan awal, korban disebut dipaksa menyantap kue sisa tamu. Tidak hanya itu, wajah korban juga dilumuri kue dan disiram air dari botol kemasan. Korban bahkan dilempari botol berisi cabai.

Sementara itu Ketua DPRD Bone memberikan keterangan berbeda. Ia mengaku hanya menyuapi kue dan memukul meja saat kejadian. Hingga berita ini diturunkan, polisi belum menetapkan tersangka. Rekaman CCTV juga belum dipublikasikan karena masih menjadi bagian dari proses penyidikan.

Penulis

Related Articles

Back to top button