Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Bupati Wajo dan Ketua TP PKK Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Pakkanna 

Wamanews.id, 6 Januari 2026 – Duka mendalam menyelimuti warga Dusun Tanete, Desa Pakkanna, Kecamatan Tanasitolo, Kabupaten Wajo, setelah musibah kebakaran hebat melanda pemukiman mereka pada akhir pekan kemarin. Menanggapi musibah tersebut, Pemerintah Kabupaten Wajo bergerak cepat dengan meninjau langsung lokasi kejadian sekaligus menyalurkan bantuan darurat bagi para korban.

Bupati Wajo, Andi Rosman, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Wajo, Fatmawati A. Rosman, turun langsung ke lokasi kebakaran pada Senin (5/1/2026). Kedatangan orang nomor satu di Bumi Lamaddukelleng ini merupakan bentuk komitmen nyata pemerintah dalam memberikan perlindungan dan pendampingan bagi warga yang tertimpa bencana.

Kebakaran yang terjadi pada Minggu (4/1/2026) sekitar pukul 11.58 WITA tersebut berlangsung cukup cepat. Api yang diduga muncul di tengah hari bolong dengan cepat merambat dari satu bangunan ke bangunan lainnya, mengingat kondisi pemukiman yang cukup rapat.

Berdasarkan data resmi yang dihimpun di lapangan, si jago merah menghanguskan sedikitnya enam unit rumah warga. Selain bangunan tempat tinggal, dua unit sepeda motor milik warga juga dilaporkan ikut ludes terbakar. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mencekam tersebut, kerugian materiil yang diderita oleh enam kepala keluarga tersebut diperkirakan mencapai angka yang cukup besar, mengingat sebagian besar harta benda tidak sempat diselamatkan.

Keenam warga yang kini kehilangan tempat tinggal tersebut adalah Muh. Saleng, Jumardi, Heriyanti, Hasnawati, Hj. Nur Selo, dan Sunarti. Saat ini, para korban terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat sembari menunggu langkah pemulihan selanjutnya.

Dalam kunjungannya, Bupati Andi Rosman menyapa satu per satu korban kebakaran dengan penuh rasa empati. Ia menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas ujian yang menimpa warga Desa Pakkanna di awal tahun 2026 ini.

“Pemerintah Kabupaten Wajo akan terus berupaya memberikan pendampingan dan bantuan bagi warga yang tertimpa musibah. Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan bahwa Bapak dan Ibu tidak sendirian menghadapi ujian ini. Kami berharap bantuan yang diserahkan hari ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan mendesak para korban,” ujar Andi Rosman di sela-sela penyerahan bantuan secara simbolis.

Senada dengan itu, Ketua TP PKK Wajo, Hj. Fatmawati A. Rosman, juga memberikan penguatan moril, khususnya kepada kaum ibu dan anak-anak yang terdampak. Baginya, pemulihan pascabencana bukan hanya soal pembangunan fisik kembali, tetapi juga memastikan kondisi psikologis warga tetap terjaga pasca-trauma kebakaran.

Aksi kemanusiaan ini tidak hanya dilakukan oleh Bupati dan Ketua TP PKK semata. Turut hadir mendampingi dalam kunjungan tersebut adalah Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wajo, anggota DPRD Kabupaten Wajo dari dapil setempat, serta Camat Tanasitolo.

Kehadiran jajaran legislatif dan eksekutif secara bersamaan ini menunjukkan sinergi yang kuat dalam penanganan bencana di Kabupaten Wajo. Dinas Sosial telah menyiapkan paket bantuan logistik berupa bahan pangan, perlengkapan tidur, dan kebutuhan dasar lainnya yang diperlukan oleh para korban dalam masa tanggap darurat ini.

Anggota DPRD yang hadir juga menyatakan akan mengawal proses bantuan jangka panjang, seperti koordinasi mengenai kemungkinan bantuan rehabilitasi rumah bagi warga yang tidak mampu agar mereka bisa kembali memiliki tempat tinggal yang layak.

Menutup kunjungannya, Bupati Andi Rosman memberikan imbauan penting kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Wajo. Ia mengingatkan bahwa potensi kebakaran dapat terjadi kapan saja, terutama di kawasan permukiman padat penduduk.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan. Periksa kembali instalasi listrik di rumah secara berkala, pastikan kompor dalam keadaan mati saat meninggalkan rumah, dan hindari hal-hal yang dapat memicu percikan api. Kewaspadaan kita adalah kunci untuk mencegah musibah serupa terulang kembali,” tegasnya.

Musibah di Desa Pakkanna ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya mitigasi bencana di tingkat desa. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mensosialisasikan pentingnya alat pemadam api ringan (APAR) sederhana dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.

Penulis

Related Articles

Back to top button