Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

Akses Cepat dan Subspesialis Lengkap, Alasan Pasien RI Berobat ke Malaysia 

Wamanews.id, 31 Agustus 2026 – Meskipun fasilitas dan teknologi kesehatan di dalam negeri terus menunjukkan peningkatan kualitas yang signifikan, tren masyarakat Indonesia yang memilih untuk mengakses pengobatan medis di luar negeri masih tergolong sangat tinggi. Negara tetangga, Malaysia, tetap menjadi salah satu destinasi utama bagi pasien asal Tanah Air yang memburu penanganan kesehatan terpadu dan responsif.

Rumah sakit swasta terkemuka di negeri jiran, seperti Sunway Medical Centre Sunway City yang berlokasi di Selangor, mencatatkan peningkatan jumlah kunjungan pasien Indonesia yang konsisten setiap tahunnya pascapandemi COVID-19. Fenomena ini memicu pertanyaan mendasar mengenai faktor pendorong utama di balik tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap layanan medis Malaysia.

Perkembangan sektor kesehatan global memicu pergeseran tren alasan pasien Indonesia saat berobat ke luar negeri. Jika pada dekade sebelumnya pasien berburu fasilitas teknologi dasar yang belum tersedia di dalam negeri, saat ini fokus utama kunjungan lebih tertuju pada penanganan kasus medis yang sangat spesifik dan kompleks.

CEO Sunway Medical Centre Sunway City, Erica Lam, mengungkapkan bahwa sebagai pusat layanan kesehatan kuaterner swasta terbesar di Malaysia, kekuatan utama institusinya terletak pada investasi masif di sektor subspesialisasi medis.

“Di Sunway Medical Centre memiliki lebih dari 380 dokter konsultan dan lebih dari 80 bidang subspesialisasi,” jelas Erika dalam wawancara eksklusif di Sunway Sanctuary, Selangor, Malaysia, Jumat (28/8/2026).

Erika menambahkan bahwa pasien asal Indonesia kini banyak mendatangi rumah sakitnya untuk menangani kasus-kasus khusus yang penanganannya belum merata di Indonesia. Beberapa penanganan utama yang kerap dituju antara lain bedah saraf tingkat lanjut (advanced neurosurgery), pengobatan kanker lanjutan (advanced oncology), serta penanganan darah anak (pediatric hematology).

Faktor geografis dan aksesibilitas turut memegang peranan krusial bagi pasien asal Indonesia, khususnya yang berdomisili di pulau Sumatra. Bagi warga di kawasan ini, menyeberang ke Malaysia kerap kali jauh lebih hemat dari segi waktu dan biaya logistik ketimbang harus terbang menuju rujukan rumah sakit besar di Jakarta.

Senior Manager International Business Development Sunway Medical Centre Sunway City, Sity Suhana Elsa Abdul Majid, menjelaskan bahwa kedekatan wilayah menjadi daya tarik rasional bagi pasien internasional.

“Indonesia memiliki populasi yang sangat banyak, untuk orang-orang yang tinggal di sekitar Medan, Pekanbaru, dan wilayah Sumatera ini jauh lebih dekat untuk berobat ke Malaysia,” terangnya.

Siti menggarisbawahi bahwa meski fasilitas medis di kota-kota besar Indonesia sudah makin modern, pertimbangan biaya tiket pesawat dan akomodasi menuju ibu kota yang cenderung mahal membuat warga Sumatra lebih memilih terbang ke Malaysia.

Kecepatan penanganan serta efisiensi administrasi menjadi nilai tambah yang sangat menentukan keputusan pasien. Pengalaman nyata dirasakan oleh Robby Hadiyanto (40), seorang orang tua pasien anak asal Pekanbaru yang tengah mendampingi pengobatan buah hatinya.

“Karena kami di Pekanbaru, maka lebih jauh dan ongkosnya lebih mahal untuk berobat ke Jakarta. Di Sunway Medical Centre ini, alhamdulillah, penanganannya sangat cepat, setelah anak masuk dan diperiksa, kami bisa langsung dapat kamar,” tuturnya.

Robby mengaku terkesan dengan kecepatan pemeriksaan laboratorium di rumah sakit tersebut yang memangkas waktu tunggu pasien secara signifikan.

“Hasil lab di Indonesia itu kami butuh waktu dua hari, sementara di sini kami tes sore dan malamnya sudah ada,” tambah Robby.

Selain ketepatan durasi medis, ekosistem penunjang seperti kemudahan transportasi berupa penjemputan gratis dari bandara hingga penyediaan konsumsi bagi pendamping pasien menjadi alasan utama mengapa rujukan kesehatan ke Malaysia tetap memikat hati warga Indonesia.

Penulis

Related Articles

Back to top button