MTQ KORPRI Nasional 2026 di Sulsel Sukses, Tekankan Pengamalan Al-Qur’an

Wamanews.id, 31 Agustus 2026 – Rangkaian Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional 2026 yang berlangsung di Sulawesi Selatan resmi berakhir. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) menyampaikan apresiasi serta penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bersinergi menyukseskan gelaran akbar antar-Aparatur Sipil Negara (ASN) se-Indonesia tersebut.
Selama sepekan penuh, ajang religi bergengsi ini dipusatkan di dua wilayah strategis, yakni Kota Makassar dan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Ribuan kafilah ASN dari berbagai pelosok tanah air berkumpul untuk menyiarkan nilai-nilai Al-Qur’an.
Penutupan MTQ VIII KORPRI Nasional dipimpin langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, di Alun-Alun Citra Mas, Pangkep, pada Sabtu malam (29/8/2026).
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, menegaskan bahwa kesuksesan luar biasa pelaksanaan MTQ ini tidak terlepas dari komitmen dan kerja keras lintas sektor. Dukungan mengalir mulai dari pemerintah daerah, jajaran panitia, dewan hakim, aparat keamanan, tim medis, relawan, hingga partisipasi aktif para pelaku UMKM dan masyarakat luas.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, saya menyampaikan selamat kepada para pemenang. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dan mengambil bagian dalam menyukseskan rangkaian acara ini,” ujar Fatmawati dalam sambutannya.
Secara khusus, Wagub Sulsel mengapresiasi Pemerintah Kota Makassar dan Pemerintah Kabupaten Pangkep yang telah menjadi tuan rumah yang ramah dan sigap, sehingga seluruh agenda perlombaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Fatmawati Rusdi menggarisbawahi bahwa MTQ KORPRI tidak boleh dipandang hanya sebatas kompetisi atau perlombaan olah vokal dan hafalan antar-kafilah. Lebih dari itu, ajang ini harus dijadikan momentum krusial untuk memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an serta mengamalkan ajaran-ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dinilai sangat vital dalam membentuk karakter ASN yang profesional, berintegritas, unggul, serta berakhlak mulia saat menjalankan kewajiban sebagai pelayan masyarakat.
“Nilai-nilai yang telah kita baca dan dengarkan selama pelaksanaan MTQ ini harus kita bawa ke dalam kehidupan sehari-hari, terutama menjadi cerminan dalam sikap, perilaku, dan pelaksanaan tugas sebagai Aparatur Sipil Negara,” tegasnya.
Ia pun berharap para kontingen dan tamu undangan dari seluruh provinsi membawa kenangan manis serta semangat persaudaraan selama berada di tanah Sulawesi Selatan.
“Bawalah pulang kenangan bahwa di tanah ini kita pernah dipertemukan dalam sebuah kebaikan. Insya Allah, semoga Al-Qur’an menjadi alasan kita untuk terus bersaudara,” tutur Fatmawati penuh haru.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional sekaligus Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Zudan Arif Fakhrulloh, mengingatkan agar spirit MTQ tidak redup seusai penutupan. Ia mendorong seluruh ASN untuk konsisten membumikan Al-Qur’an di lingkungan keluarga, birokrasi, dan pemerintahan.
“Mari kita tidak henti-hentinya untuk menggelorakan dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an mulai dari keluarga kita, di jajaran birokrasi, di jajaran pemerintahan, serta masyarakat luas,” pangkas Zudan. Menurutnya, MTQ KORPRI memiliki peran strategis dalam membina mental dan spiritual ASN agar senantiasa memberikan pelayanan publik terbaik.
Malam penutupan ini turut dihadiri oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, jajaran kepala daerah, serta perwakilan kementerian/lembaga. Prosesi acara diakhiri dengan penyerahan pataka KORPRI secara simbolis kepada Provinsi Maluku Utara yang resmi ditunjuk sebagai tuan rumah MTQ IX KORPRI Tingkat Nasional pada tahun 2028 mendatang.







