Kreatif! KKNT Desa Kaluku Bikin Nugget Ikan Tongkol untuk Cegah Stunting

Dalam upaya mencegah stunting, Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) 113 Desa Kaluku menggelar sosialisasi inovasi produk perikanan pada 19 Januari 2025. Acara ini dipimpin oleh Rasyah Islamiah Syam yang menjelaskan pentingnya peran ikan dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak dengan memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh ibu-ibu PKK Desa Kaluku sebagai peserta utama.
Rasyah Islamiah Syam menyampaikan bahwa pemilihan ikan sebagai bahan dasar produk olahan sangat tepat untuk memenuhi kebutuhan gizi anak.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk mengedukasi para ibu-ibu di Desa Kaluku mengenai betapa pentingnya ikan dalam perkembangan anak-anak. Dalam acara ini, kami memilih ikan tongkol sebagai bahan dasar pembuatan nugget ikan, yang diharapkan dapat menjadi alternatif menarik bagi anak-anak agar mereka tidak merasa bosan mengonsumsi ikan,” jelas Rasyah.
Inovasi nugget ikan tongkol muncul sebagai solusi kreatif untuk meningkatkan konsumsi ikan di kalangan anak-anak. Dengan olahan yang praktis dan menarik, diharapkan anak-anak menjadi lebih tertarik mengonsumsi ikan, yang memiliki kandungan gizi tinggi dan sangat dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan serta perkembangan mereka.
Ketua PKK Desa Kaluku, Ibu Sriwidiastuti, S.Pd, mengapresiasi kegiatan ini yang dinilainya sangat bermanfaat untuk menambah wawasan para ibu terkait pentingnya asupan ikan.
“Kegiatan ini sangat bagus untuk meningkatkan pengetahuan ibu-ibu mengenai manfaat ikan untuk anak, sehingga mereka dapat memberikan asupan gizi yang tepat bagi anak-anak mereka,” ujar Sriwidiastuti.
Selain memberikan edukasi, acara ini juga menyediakan pelatihan pembuatan nugget ikan tongkol yang mudah dan terjangkau. Para peserta dengan antusias mempraktikkan cara membuat nugget ikan yang dapat diterapkan di rumah.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan ibu-ibu Desa Kaluku dapat memanfaatkan inovasi nugget ikan tongkol sebagai upaya mencegah stunting dan memastikan anak-anak mereka mendapatkan asupan gizi yang maksimal. Respon positif dari para peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini sangat relevan dan bermanfaat bagi masyarakat desa.







