Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

16 Hari Pasca Bencana Sumatera: Korban Meninggal Tembus 967 Jiwa, 262 Warga Masih Dinyatakan Hilang 

Wamanews.id, 10 Desember 2025 – Situasi darurat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera terus menimbulkan duka mendalam. Hingga memasuki hari ke-16, jumlah korban jiwa dan hilang akibat bencana yang menerjang Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara ini terus bertambah.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Rabu (10/12/2025) pagi ini, total jumlah korban meninggal dunia telah menembus angka tragis 967 orang. Selain itu, upaya pencarian dan penyelamatan masih terus dilakukan untuk menemukan 262 orang warga yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

Kepala BNPB menggarisbawahi kompleksitas penanganan di tiga provinsi yang memiliki medan dan dampak kerusakan berbeda. Meskipun tim gabungan masih bekerja keras, kendala akses dan perubahan kondisi cuaca menjadi tantangan utama.

Selain korban jiwa dan hilang, data BNPB juga mencatat bahwa korban terluka akibat bencana ini mencapai lebih dari 5 ribuan orang di tiga provinsi terdampak. Angka korban terluka ini menunjukkan kesenjangan signifikan antarprovinsi, dengan mayoritas korban luka tercatat di Aceh.

Dari total 5 ribuan korban terluka, sebanyak 4.300 orang tercatat berada di Provinsi Aceh. Disparitas angka ini mengindikasikan bahwa sementara Sumatera Barat dan Sumatera Utara mencatat jumlah korban meninggal dan hilang yang tinggi, Aceh menghadapi tantangan besar dalam penanganan korban luka masal, yang membutuhkan fokus ekstra pada layanan kesehatan dan trauma healing di lokasi pengungsian.

BNPB merinci data korban di setiap provinsi terdampak hingga Rabu pagi, yang menunjukkan sebaran dampak yang merata dan berat:

ProvinsiKorban MeninggalKorban HilangKorban Terluka
Aceh391314.300
Sumatera Barat23893113
Sumatera Utara338138650
TOTAL967262~5.063

Aceh mencatat jumlah korban meninggal tertinggi dengan 391 jiwa, disusul Sumatera Utara dengan 338 jiwa. Namun, Sumatera Utara juga mencatat jumlah korban hilang paling banyak, yaitu 138 orang. Sementara Sumatera Barat mencatat 238 korban meninggal dan 93 korban hilang.

Peningkatan total korban jiwa hingga mendekati angka seribu orang ini menggarisbawahi betapa masifnya dampak bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera. Pemerintah daerah bersama BNPB terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat musim hujan yang masih berlangsung intensif. Upaya rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana kini menjadi prioritas utama, namun fokus utama masih tertuju pada operasi pencarian korban hilang.

Peningkatan total korban jiwa hingga mendekati angka seribu orang ini menggarisbawahi betapa masifnya dampak bencana banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera. Pemerintah daerah bersama BNPB terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat musim hujan yang masih berlangsung intensif. Upaya rekonstruksi dan rehabilitasi pascabencana kini menjadi prioritas utama, namun fokus utama masih tertuju pada operasi pencarian korban hilang.

Penulis

Related Articles

Back to top button