Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

Guncangan Belum Berhenti! BMKG Rekam 960 Gempa Susulan Pasca Lindu M 7,6 di Maluku Utara

Wamanews.id, 6 April 2026 – Aktivitas seismik di bawah laut Maluku Utara dan Sulawesi Utara belum sepenuhnya tenang. Pasca gempa bumi utama (mainshock) berkekuatan Magnitudo 7,6 yang mengguncang pada Kamis (2/4/2026) pagi, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat rentetan aktivitas tektonik yang sangat aktif di zona tersebut.

Hingga Minggu (5/4/2026) pukul 11:48 WIB, Stasiun Geofisika Manado melaporkan telah merekam sebanyak 960 kali gempa susulan (aftershocks). Fenomena ini menjadi perhatian serius bagi otoritas terkait, meskipun frekuensinya mulai menunjukkan tren menurun.

Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Stasiun Geofisika Manado, Muhammad Zulkifli, menjelaskan bahwa kemunculan ratusan gempa susulan tersebut adalah hal yang wajar atau fenomena umum pasca terjadinya lindu dengan magnitudo besar.

“Kejadian gempa susulan yang terjadi saat ini merupakan proses alamiah yang menunjukkan bahwa kerak bumi sedang melakukan penyesuaian untuk mencapai kembali kondisi kestabilannya,” ujar Zulkifli dalam keterangannya yang dikutip dari Antara.

Secara ilmiah, gempa besar melepaskan energi masif yang mengubah distribusi tegangan (stress) pada bidang patahan. Pergeseran ini menyebabkan area di sekitarnya menjadi tidak seimbang, sehingga memicu pelepasan sisa energi dalam bentuk gempa-gempa kecil. Dari 960 gempa yang terekam, tercatat baru 22 gempa susulan yang getarannya dapat dirasakan oleh masyarakat secara signifikan.

Gempa yang memicu rangkaian aktivitas ini terjadi pada Kamis dini hari sekitar pukul 05:48 WIB. Episenter gempa terletak di laut pada koordinat 1,25° LU dan 126,27° BT, atau sekitar 129 kilometer tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman dangkal 33 kilometer.

Berikut adalah rincian intensitas guncangan yang dirasakan di berbagai wilayah:

WilayahSkala Intensitas (MMI)Dampak yang Dirasakan
Kota TernateV – VI MMIGuncangan sangat kuat, warga berlarian keluar rumah.
Ibu & ManadoIV – V MMIDirasakan oleh hampir semua orang, benda pecah belah jatuh.
Gorontalo & Bone BolangoIII MMIGetaran nyata di dalam rumah, seperti truk lewat.
Boalemo & PohuwatoII – III MMIGetaran ringan, dirasakan beberapa orang di rumah.

Besarnya kekuatan gempa sempat memicu kepanikan luar biasa akibat potensi gelombang tsunami. Deputi Bidang Geofisika BMKG, Nelly Florida Riama, mengungkapkan bahwa pihaknya harus mengeluarkan hingga empat kali peringatan dini tsunami sebagai respons standar untuk gempa di atas Magnitudo 7.

“Jadi sudah ada empat kali peringatan dini tsunami. Peringatan ini dikeluarkan sebagai bentuk mitigasi merespons gempa bumi di atas magnitudo 7,” jelas Nelly. Hal ini dilakukan karena dinamika perubahan air laut yang sempat fluktuatif di beberapa titik stasiun pasang surut.

Meski frekuensi gempa susulan diprediksi akan terus menurun seiring waktu, BMKG meminta warga di wilayah terdampak tetap waspada namun tenang. Proses stabilisasi kerak bumi ini memakan waktu, sehingga getaran-getaran kecil mungkin masih akan dirasakan dalam beberapa hari ke depan.

“Sistem kerak bumi secara bertahap sedang menuju kondisi yang lebih stabil. Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi resmi dan tidak terpengaruh isu yang tidak bertanggung jawab mengenai gempa susulan besar,” tutup Zulkifli. 

Penulis

Related Articles

Back to top button