Warga Sulsel ‘Serbu’ SPBU Sejak Subuh, Pertamina Pastikan Stok BBM Aman Stop Panic Buying

Wamanews.id, 31 Maret 2026 – Gelombang antrean panjang kendaraan kembali menghiasi sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (30/3/2026). Fenomena ini memicu kekhawatiran di tengah masyarakat akan potensi kelangkaan energi, meskipun pihak otoritas telah menjamin kelancaran pasokan.
Pantauan di lapangan menunjukkan kepadatan kendaraan terjadi merata di beberapa titik strategis, mulai dari ibu kota provinsi hingga ke daerah tingkat kabupaten. Masyarakat tampak berbondong-bondong mengisi tangki kendaraan mereka, bahkan beberapa di antaranya dilaporkan sudah mengantre sebelum matahari terbit.
Di Kota Makassar, antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular di SPBU Jalan Abdullah Daeng Sirua pada Senin siang. Kendaraan yang menumpuk hingga ke bahu jalan sempat memicu sedikit hambatan pada arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Namun, pemandangan yang lebih ekstrem dilaporkan terjadi di Kabupaten Bulukumba. Melalui unggahan video viral dari akun media sosial @infobulukumba.id, tampak ratusan sepeda motor mendominasi antrean panjang di sebuah SPBU yang diduga berlokasi di Kecamatan Ujungloe. Berdasarkan narasi yang berkembang di masyarakat, para konsumen ini bahkan sudah mulai berdatangan dan mengantre sejak pukul 04.00 WITA subuh.
“Kabar yang kami terima, warga sudah standby dari subuh. Ada kekhawatiran stok akan habis jika tidak cepat mengantre,” ujar salah satu warga yang berada di lokasi.
Merespons kondisi tersebut, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi segera memberikan klarifikasi. Senior Supervisor Commrel Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo, menegaskan bahwa fenomena antrean panjang ini bukan disebabkan oleh menipisnya stok, melainkan murni akibat perilaku belanja panik atau panic buying di kalangan masyarakat.
“Kondisi saat ini adalah panic buying saja. Stok BBM kami pastikan masih aman dan penyalurannya ke seluruh SPBU tetap berjalan rutin tanpa kendala,” tegas Okky saat dikonfirmasi pada Senin (30/3/2026).
Pihak Pertamina mengklaim bahwa seluruh jenis BBM, baik yang bersubsidi maupun non-subsidi, tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat di Kota Makassar, Bulukumba, dan wilayah sekitarnya. Penyaluran pun dilakukan secara berkelanjutan setiap harinya untuk menjaga ketahanan energi di tingkat hilir.
Guna meredam situasi dan memastikan keadilan distribusi, Pertamina kini memperkuat pengawasan di lapangan. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa BBM yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami terus melakukan monitoring intensif untuk menjaga stabilitas pasokan di setiap SPBU. Selain itu, kami juga berkoordinasi erat dengan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi secara optimal,” tambah Okky.
Pertamina juga mengeluarkan imbauan resmi agar masyarakat Sulawesi Selatan tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Masyarakat diharapkan melakukan pembelian BBM secara bijak dan sesuai dengan kebutuhan operasional harian saja.
Dengan melakukan pembelian yang normal, diharapkan beban layanan di SPBU dapat kembali kondusif, antrean dapat segera terurai, dan pasokan dapat tersalurkan secara lebih merata ke seluruh lapisan masyarakat.







