Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

Publik Figur Keluhkan Shadow Ban Usai Speak Up Isu Karhutla Di Medsos

Wamanews.id, 22 Oktober 2026 – Sejumlah publik figur Indonesia menduga akun media sosial mereka terkena shadow ban setelah gencar menyuarakan isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Isu ini mencuat setelah akun @iswara.mks merangkum keluhan para figur publik di platform Threads dan Instagram. Shadow ban sendiri adalah pembatasan jangkauan konten secara diam-diam tanpa pemberitahuan resmi dari platform.

Komedian Wendi Cagur menjadi salah satu yang paling vokal. Ia mengaku baru sadar akses orang lain melihat repost-an Instagram Story tentang karhutla miliknya sangat dibatasi.

“Semenjak gue speak up tentang karhutla kemaren, gue baru sadar ternyata perlahan akses orang lain melihat apa yang gue repost di instastory gue ternyata sangat sangat dibatasi,” tulis Wendi.

Keluhan serupa datang dari beauty influencer Tasya Farasya. Melalui Threads, Tasya membandingkan jumlah penonton Story-nya yang biasanya mencapai satu juta, anjlok menjadi sekitar 85 ribu setelah membahas karhutla.

“Oh gitu caranya mainnya shadow banned yah kl speak up,” tulisnya.

Penyanyi Andien juga merasakan dampaknya. Ia menyebut kemungkinan kena shadow ban di Instagram karena repost karhutla tiada henti.

“Mau promo in video klip baru tapi viewersnya drop,” ungkap Andien.

Sementara itu, Hesti Purwadinata mempertanyakan fenomena ini dengan nada kecewa.

“Apaan sih jahad bgt yg info karhutla katanya banyak yg kena banned ya kok gtu sihhhh.. Judolll yg di banned, berita bener malah di shadow,” tulisnya.

Tak hanya mengeluh, beberapa figur tetap menegaskan komitmennya.

Tasya Athasyia menulis, “WALAUPUN KENA SHADOW BANNED, it will never stop me from speaking out about the issues that are happening right now.”

Influencer Lafa Pratomo juga lebih keras, “Ga peduli di-shadow ban atau traffic turun, intinya: semua hutan di Indonesia yang lagi kebakaran itu SENGAJA DIBAKAR.”

Di sisi lain, Jerome Polin mengaku tidak mengalami shadow ban dan justru membagikan tips. Ia menyebut penggunaan template “add yours” bisa ngeboost views dan mengajak publik untuk tetap melawan shadow ban.

Hingga kini, dugaan shadow ban tersebut belum terbukti secara resmi. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan tidak pernah meminta platform membatasi atau menghapus konten terkait karhutla. Para publik figur pun sepakat untuk terus bersuara hingga bencana karhutla benar-benar tertangani.

Penulis

Related Articles

Back to top button