Harga Emas Antam Hari Ini 27 Juli Naik Rp 10.000 per Gram

Wamanews.id, 27 Juli 2026 – Mengawali pekan keempat bulan Juli, pergerakan harga logam mulia batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan tren positif. Pada perdagangan Senin (27/7/2026), harga emas Antam terpantau merangkak naik sebesar Rp 10.000 per gram dibandingkan dengan harga perdagangan akhir pekan lalu.
Kenaikan ini menjadi kabar menggembirakan bagi para investor dan masyarakat yang memilih emas sebagai instrumen investasi jangka panjang (safe haven) di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global.
Berdasarkan pemutakhiran data resmi dari situs Logam Mulia, kenaikan Rp 10.000 tersebut mengerek harga pecahan 1 gram emas Antam ke level yang lebih tinggi. Sejalan dengan kenaikan harga jual, harga pembelian kembali (buyback) oleh pihak Antam juga mengalami penyesuaian naik dalam besaran yang sebanding.
Kenaikan harga emas batangan domestik ini dipengaruhi oleh dinamika pasar keuangan internasional dan pergerakan nilai tukar rupiah. Menurut para analis pasar modal, penguatan harga emas hari ini didorong oleh meningkatnya permintaan aset aman akibat fluktuasi suku bunga global serta spekulasi kebijakan moneter bank sentral utama dunia.
Bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi jual kembali (buyback), penting untuk memperhatikan ketentuan perpajakan yang berlaku. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batangan ke PT Antam Tbk dengan nominal lebih dari Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non-NPWP. Potongan PPh 22 tersebut langsung dipotong dari total nilai transaksi buyback.
Tabel: Rincian Harga Emas Batangan Antam Hari Ini (Senin, 27 Juli 2026)
| Ukuran / Denominasi | Harga Dasar (Rp) | Harga + Pajak PPh 0,25% (Rp) | Catatan / Peruntukan |
| 0,5 Gram | Rp 750.000 | Rp 751.875 | Pecahan terkecil / hadiah. |
| 1 Gram | Rp 1.400.000 | Rp 1.403.500 | Benchmark pergerakan harian. |
| 2 Gram | Rp 2.740.000 | Rp 2.746.850 | Investasi pemula harian. |
| 5 Gram | Rp 6.775.000 | Rp 6.791.938 | Terfavorit untuk tabungan. |
| 10 Gram | Rp 13.495.000 | Rp 13.528.738 | Investasi menengah. |
| 25 Gram | Rp 33.612.000 | Rp 33.696.030 | Portofolio jangka sedang. |
| 50 Gram | Rp 67.145.000 | Rp 67.312.863 | Simpanan aset keluarga. |
| 100 Gram | Rp 134.212.000 | Rp 134.547.530 | Investasi jangka panjang. |
| 1.000 Gram (1 Kg) | Rp 1.340.600.000 | Rp 1.343.951.500 | Batangan korporat / institusi. |
Catatan: Harga di atas merupakan estimasi standar nasional Logam Mulia dan dapat mengalami sedikit perbedaan tipis tergantung pada lokasi butik emas serta biaya pendaftaran sertifikat digital.
Guna memaksimalkan imbal hasil (return) dari investasi emas batangan, para pakar keuangan membagikan sejumlah saran bagi para pemula maupun investor berpengalaman:
- Tentukan Tujuan Keuangan: Pastikan pembelian emas ditujukan untuk jangka menengah hingga panjang (3–5 tahun ke atas) agar terhindar dari dampak selisih harga jual dan buyback (spread).
- Gunakan Metode Dollar Cost Averaging (DCA): Pembelian emas secara berkala dan rutin tiap bulan jauh lebih disarankan ketimbang berspekulasi menebak dasar harga pasar.
- Simpan di Tempat Aman: Gunakan fasilitas Safe Deposit Box (SDB) di bank terpercaya atau brankas khusus anti-kebakaran di rumah untuk menjaga fisik batangan dan sertifikat digitalnya.
- Manfaatkan Fitur Digital Resmi: Pembelian dalam bentuk emas digital melalui lembaga berizin OJK/Bappebti dapat menjadi alternatif praktis sebelum dicetak menjadi fisik.
Dengan tren pergerakan yang cenderung menguat di tengah inflasi, emas tetap menjadi pilihan favorit masyarakat Indonesia untuk mengamankan nilai kekayaan (wealth preservation).







