Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Nasional

Diduga Dilecehkan di Panggung Amal Karhutla, Vokalis R.A.S.Y.A Band Lapor Polisi

Wamanews.id, 23 September 2026 – Dunia maya dihebohkan dugaan pelecehan seksual yang menimpa vokalis band pendatang baru R.A.S.Y.A Band, Natasya. Peristiwa itu terjadi saat band tersebut tampil di acara amal penggalangan dana Karhutla di Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Insiden tidak menyenangkan itu terjadi tepat di atas panggung dan disaksikan ratusan penonton. Korban mengaku mengalami pelecehan non-verbal yang membuatnya syok dan merasa direndahkan di depan umum.

Berdasarkan kronologi yang dibagikan korban di media sosial, kejadian bermula saat R.A.S.Y.A Band hendak membawakan lagu perdana mereka. Di tengah persiapan, seorang pria berinisial AN (alias AK) yang juga pengisi acara tiba-tiba naik ke depan panggung.

Tanpa ada komunikasi sebelumnya, pria tersebut menyodorkan pakaian dalam wanita ke arah wajah vokalis dan meletakkannya di tiang mikrofon. Aksi spontan itu membuat Natasya terkejut dan merasa martabatnya sebagai perempuan dilecehkan.

Pihak korban sangat menyayangkan aksi tersebut karena tidak ada kesepakatan atau izin sebelumnya. Bahkan, terduga pelaku sempat berdalih bahwa aksinya hanya gimmick panggung untuk mencairkan suasana dan menganggap reaksi korban berlebihan.

Merasa tindakan itu sudah kelewatan dan mencederai etika sesama musisi, Natasya memilih menempuh jalur hukum. Ia didampingi kuasa hukumnya, Jeffriko Seran, untuk menuntut keadilan atas kejadian yang dialaminya.

Laporan resmi telah dilayangkan ke Ditreskrimum Polda Kalimantan Tengah pada Selasa (22/9/2026). Laporan tersebut dijerat dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) terkait pelecehan non-fisik di ruang publik.

Pihak korban menegaskan, laporan ini bukan sekadar mencari keadilan pribadi, tetapi juga untuk memberikan efek jera. Mereka berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di industri musik, khususnya kepada musisi perempuan.

Setelah video kejadian viral dan menuai kecaman warganet, terduga pelaku akhirnya menyampaikan permintaan maaf terbuka melalui akun media sosial pribadinya. Ia meminta maaf kepada korban, manajemen R.A.S.Y.A Band, dan masyarakat Kalimantan Tengah.

Meski telah meminta maaf, pihak korban memastikan proses hukum tetap berjalan. Natasya berharap aparat penegak hukum dapat memproses kasus ini secara profesional dan memberikan keadilan seadil-adilnya.

Penulis

Related Articles

Back to top button