Putu Soppa, Jajanan Tradisional yang Selalu Diburu

Wamanews.id, 5 November 2026 – Putu merupakan salah satu jajanan tradisional yang dapat ditemukan di berbagai daerah di Indonesia. Setiap daerah memiliki ciri khas putu tersendiri, mulai dari bahan dasar hingga cara pengolahannya. Perbedaan tersebut melahirkan beragam jenis putu dengan nama dan cita rasa yang unik.
Di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Wajo, Kota Sengkang, putu soppa menjadi salah satu jajanan tradisional yang banyak diminati masyarakat. Pedagang putu soppa dapat dijumpai di berbagai sudut kota, terutama pada pagi hari. Pembelinya pun beragam, mulai dari pekerja yang hendak berangkat beraktivitas, masyarakat yang baru selesai berolahraga atau menunaikan salat subuh, hingga orang tua yang mengantar anaknya ke sekolah.
Popularitas putu soppa di Sengkang membuat jajanan ini selalu memiliki peminat. Tidak sedikit pembeli yang rela mengantri untuk mendapatkan seporsi putu soppa hangat. Kehadirannya seolah menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat setempat dalam menikmati sarapan sebelum memulai aktivitas sehari-hari.
Putu soppa terbuat dari campuran tepung beras dan tepung ketan ada yang diberi pewarna makanan aroma pandan juga ada yang tidak diberi pewarna. Adonan tersebut kemudian dimasukkan ke dalam cetakan berbentuk tabung yang terbuat dari bambu atau PVC. Proses memasaknya menggunakan panci khusus yang telah dimodifikasi untuk mengukus putu hingga matang.
Keunikan putu soppa tidak hanya terletak pada bahan dan cara memasaknya, tetapi juga pada proses penyajiannya. Setelah matang, putu dikeluarkan dari cetakan dengan cara ditusuk dan didorong menggunakan alat khusus. Dalam bahasa Bugis, proses tersebut disebut soppa, yang kemudian menjadi asal penyebutan nama jajanan tradisional ini.
Putu soppa yang telah dikeluarkan dari cetakan kemudian ditaburi parutan kelapa muda. Untuk menambah cita rasa, jajanan ini biasanya disajikan bersama sambal khas yang memiliki beberapa pilihan. Di antaranya sambal dengan campuran ampas kelapa atau tai boka, sambal santan dengan ikan teri, serta sambal tumis.
Perpaduan putu yang hangat, kelapa parut yang gurih, dan sambal dengan cita rasa pedas menciptakan kenikmatan tersendiri. Aroma khas yang harum semakin menambah daya tarik jajanan ini. Tidak heran jika putu soppa menjadi pilihan sarapan yang digemari masyarakat sebelum memulai berbagai aktivitas.
Meskipun termasuk jajanan tradisional dengan harga yang terjangkau, putu soppa tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat. Cita rasanya yang khas dan cara penyajiannya yang unik membuat jajanan ini mampu bertahan di tengah beragam pilihan makanan modern.
Keberadaan putu soppa di Kota Sengkang bukan sekadar menghadirkan pilihan sarapan, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan kuliner Bugis yang terus dinikmati dari generasi ke generasi.
Penulis: Masdiana







