MQKI Internasional di Wajo Dijaga Ketat! 370 Personel Polri Amankan Empat Lokasi Venue

Wamanews.id, 30 September 2025 – Musabaqah Qiraatul Kutub (MQK) Internasional ke-1 yang digelar di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, dipastikan berada dalam kawalan keamanan yang super ketat.
Ratusan aparat gabungan dari Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) diterjunkan untuk mengawal seluruh rangkaian acara, mulai dari kedatangan delegasi, pelaksanaan lomba, hingga penutupan. Total personel yang bertugas mencapai hampir 500 orang, menjadikan aspek keamanan dan ketertiban sebagai prioritas utama.
Kapolres Wajo, Muhammad Rosyid Ridho, mengonfirmasi kesiapan pasukannya pada Senin, 29 September 2025, dengan menegaskan peran Polri sebagai ujung tombak pengamanan di tingkat lokal.
Rosyid Ridho menjelaskan bahwa Kepolisian Sektor Wajo (Polres Wajo) mengerahkan kekuatan penuh untuk mengamankan kegiatan keagamaan berskala internasional ini. Total 370 personel Polres Wajo diturunkan, dengan fokus utama pada pengamanan di titik-titik lokasi venue lomba yang terbagi di empat lokasi strategis. Empat lokasi venue gelaran akbar keagamaan internasional tersebut adalah: Ponpes As’adiyah Sengkang, Lapangan Merdeka, Kampus IV Ma’had Aly, dan Kampus III Macanang.
“370 personil Polres Wajo kita turunkan melaksanakan pengamanan di titik lokasi venue,” ujar AKBP Rosyid Ridho. Ia menambahkan bahwa penempatan personel dilakukan berdasarkan kebutuhan spesifik di setiap lokasi, mengingat kompleksitas acara yang tersebar di beberapa titik sentral Kabupaten Wajo.
Selain pengamanan fisik di lokasi lomba, Rosyid menekankan bahwa fokus polisi juga mencakup aspek ketertiban masyarakat yang lebih luas. Ini termasuk *pengamanan lalu lintas, pengawalan delegasi, dan penegakan hukum untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan aman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat lokal.
“Pengamanan untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama kegiatan. Termasuk kelancaran lalu lintas di jalan,” sebutnya. Kelancaran mobilitas peserta dan delegasi internasional yang bergerak di antara empat lokasi berbeda menjadi tantangan logistik yang ditangani langsung oleh Satuan Lalu Lintas Polres Wajo.
Pengamanan Polri didukung penuh oleh TNI. Komandan Distrik Militer (Dandim) 1406/Wajo, Letkol Inf Haryanto, memastikan bahwa TNI menurunkan kurang lebih 100 personel untuk bersiaga.
Keterlibatan TNI dalam jumlah ratusan ini merupakan respons atas status event yang bertajuk “Merawat Lingkungan dan Menebar Perdamian dengan Kitab Turas“. MQKI dihadiri oleh delegasi dari negara-negara Asia Tenggara, termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Myanmar, Brunei Darussalam, dan Kamboja. Dandim Haryanto menegaskan bahwa kehadiran TNI adalah bagian dari otoritas keamanan negara. “Acara inikan berskala internasional.
TNI turun sebagai pengaman negara,” tutupnya, menandakan bahwa pengamanan ini memiliki dimensi kedaulatan negara yang tinggi. Sinergi antara 370 personel Polri dan sekitar 100 personel TNI ini menjadi jaminan utama kesuksesan dan kelancaran pelaksanaan MQKI Internasional di Wajo.







