Awas! 9 Makanan Ini Ternyata Tidak Boleh Disimpan di Pintu Kulkas

Wamanews.id, 9 September 2025 – Pintu kulkas sering dianggap sebagai tempat yang paling praktis untuk menyimpan bahan makanan yang sering diambil, seperti telur, susu, atau saus. Namun, para ahli kesehatan dan pedoman dari U.S. Department of Agriculture (USDA) menegaskan bahwa kebiasaan ini sebenarnya keliru dan bisa membahayakan kesehatan. Suhu di pintu kulkas cenderung tidak stabil dan berfluktuasi setiap kali pintu dibuka, menjadikannya lokasi yang tidak ideal untuk bahan makanan yang mudah rusak.
Chef Molly Gordon, dari Charleston, South Carolina, mengingatkan bahwa paparan udara hangat setiap kali pintu kulkas dibuka adalah risiko utama. “Coba pikirkan, berapa kali dalam sehari Anda membuka pintu kulkas. Setiap kali pintu terbuka, makanan di bagian pintu terkena paparan udara hangat dari luar,” ujar Gordon. Kondisi ini membuat bakteri lebih cepat berkembang biak, terutama pada makanan yang membutuhkan suhu stabil dan dingin.
USDA sendiri merekomendasikan suhu kulkas tidak lebih dari 40ºF atau sekitar 4ºC. Untuk memastikan keamanan, disarankan untuk menggunakan termometer kulkas atau memanfaatkan fitur pengaturan suhu bawaan yang ada pada kulkas modern. Memahami di mana harus menyimpan makanan di dalam kulkas sangat penting untuk menjaga kualitas makanan dan mencegah keracunan.
Berikut adalah daftar sembilan makanan yang sebaiknya tidak disimpan di pintu kulkas:
- Daging Olahan Daging olahan seperti sosis, bacon, atau ham seharusnya disimpan di ruang pembeku (freezer) atau di laci khusus daging yang suhunya lebih dingin dan stabil. Menempatkannya di pintu kulkas akan mempercepat proses pembusukan dan membuatnya tidak layak konsumsi.
- Keju Keju adalah produk olahan susu yang sensitif terhadap suhu. Menyimpannya di pintu kulkas dapat merusak tekstur, rasa, dan mempercepat tumbuhnya jamur atau bakteri yang tidak diinginkan. Tempat terbaik untuk keju adalah di laci khusus keju yang suhunya lebih stabil.
- Buah dan Sayuran Meskipun seringkali praktis, buah dan sayuran segar sangat tidak dianjurkan disimpan di pintu kulkas. Laci bawah kulkas (crisper drawer) dirancang khusus dengan kontrol kelembapan yang optimal untuk menjaga kesegaran buah dan sayuran lebih tahan lama.
- Telur Banyak kulkas memiliki rak telur di pintu, namun ini adalah posisi yang paling tidak ideal. Telur lebih aman disimpan di dalam karton aslinya dan ditempatkan di rak bagian tengah kulkas, di mana suhunya paling stabil.
- Susu Semua jenis susu, baik susu segar maupun UHT, harus ditempatkan di rak bagian belakang kulkas. Suhu yang lebih dingin di bagian dalam akan membantu menjaga kesegaran susu lebih lama dan mencegahnya cepat basi.
- Mentega dan Produk Olahan Susu Lainnya Mentega, krim keju, atau yogurt tidak boleh disimpan di pintu kulkas. Produk-produk ini mudah rusak dan harus diletakkan di bagian terdalam kulkas untuk menjaga suhu dinginnya.
- Daging Mentah dan Unggas Ini adalah salah satu makanan yang paling berbahaya jika disimpan di pintu kulkas. Selain mudah rusak, daging mentah sering kali mengeluarkan cairan yang bisa menetes dan mencemari makanan lain di bawahnya. Daging mentah harus disimpan di wadah tertutup di rak paling bawah kulkas.
- Wadah Kaca Produk seperti acar, saus, atau botol anggur dalam wadah kaca sebaiknya disimpan di rak utama. Menyimpannya di pintu berisiko jatuh dan pecah saat pintu dibuka, yang bisa membahayakan.
- Makanan Sisa Sisa makanan yang disimpan harus berada pada suhu stabil dan dingin. USDA merekomendasikan sisa makanan disimpan pada suhu ≤40ºF selama 3-4 hari. Tempat terbaik adalah di rak utama agar suhunya terjaga.
Sebaliknya, ada beberapa jenis makanan yang aman disimpan di pintu kulkas, seperti saus bumbu (kecap, saus sambal, mustar), saus salad, serta minuman dalam botol atau kaleng. Produk-produk ini umumnya memiliki pengawet alami atau tambahan yang membuatnya lebih tahan terhadap fluktuasi suhu.







