Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

NasionalSulSel

Wujud Kepedulian! Presiden Prabowo Salurkan 25 Sapi Kurban Raksasa untuk Masyarakat Sulsel

Wamanews.id, 24 April 2026 – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi, kabar gembira datang bagi masyarakat Sulawesi Selatan. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) mengonfirmasi bahwa Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyalurkan bantuan kemasyarakatan berupa 25 ekor sapi kurban untuk disebar ke seluruh pelosok provinsi ini.

Bantuan ini menjadi simbol kehadiran negara di tengah masyarakat, sekaligus memperkuat nilai-nilai sosial dan religius dalam momen Idul Adha. Istimewanya, seluruh hewan kurban yang disalurkan tersebut bukan didatangkan dari luar daerah, melainkan hasil budidaya para peternak lokal unggulan di Sulawesi Selatan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sulsel, Andi Munawir, menjelaskan bahwa skema pembagian bantuan hewan kurban tahun ini dirancang sedemikian rupa agar manfaatnya terasa hingga ke akar rumput. Dari total 25 ekor sapi, sebanyak 24 ekor akan didistribusikan ke masing-masing kabupaten/kota di Sulsel, sementara satu ekor sisanya diperuntukkan khusus bagi Pemerintah Provinsi.

“Alhamdulillah, tahun ini Sulawesi Selatan mendapatkan amanah berupa 25 ekor sapi kurban dari Bapak Presiden. Pembagiannya jelas, 24 unit untuk pemerintah daerah kabupaten/kota dan 1 unit khusus untuk Pemprov Sulsel,” ungkap Andi Munawir dalam keterangan resminya pada Jumat (24/4/2026).

Kualitas sapi yang diberikan pun tidak main-main. Menurut laporan teknis, rata-rata bobot sapi kurban bantuan presiden ini mencapai angka yang fantastis, yakni sekitar satu ton per ekor. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat penerima manfaat.

Salah satu aspek yang paling ditekankan dalam program bantuan ini adalah penggunaan sapi dari peternak lokal Sulsel. Langkah ini dinilai memberikan dampak ekonomi berganda (multiplier effect) bagi sektor peternakan rakyat di wilayah ini.

Dengan memilih sapi dari peternak lokal, pemerintah secara langsung memberikan apresiasi atas kualitas peternakan di Sulawesi Selatan yang memang dikenal sebagai salah satu lumbung ternak nasional. Hal ini diharapkan dapat memacu semangat para peternak lokal untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi mereka.

Tabel: Rincian Bantuan Sapi Kurban Presiden RI (Sulsel 2026)

Aspek BantuanDetail Informasi
Total Hewan Kurban25 Ekor Sapi
Target Distribusi24 Kabupaten/Kota & 1 Pemprov Sulsel
Bobot Rata-rata± 1 Ton (1.000 Kg)
Asal HewanPeternak Lokal Sulawesi Selatan
Lokasi Potong PemprovKabupaten Jeneponto
Waktu PemotonganSerentak pada Hari Raya Idul Adha 2026

Untuk menjaga ketertiban dan memastikan daging kurban sampai ke tangan yang berhak, Pemprov Sulsel telah berkoordinasi dengan seluruh kepala daerah di tingkat kabupaten/kota. Lokasi pemotongan ditetapkan di masjid-masjid utama atau tempat yang dianggap strategis sesuai arahan pusat.

“Kepala daerah di setiap wilayah telah menunjuk titik-titik pemotongan di masjid-masjid yang ditentukan. Semuanya dilakukan sesuai arahan Bapak Presiden agar prosesnya berjalan khidmat dan tertib,” tambah Andi Munawir.

Khusus untuk sapi kurban jatah Pemprov Sulsel, Andi Munawir membeberkan bahwa tahun ini lokasi pemotongannya ditetapkan di Kabupaten Jeneponto. Meski lokasinya berbeda-beda, seluruh proses penyembelihan akan dilaksanakan secara serentak di hari raya guna memastikan keseragaman distribusi manfaat.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengimbau kepada seluruh panitia kurban di daerah agar mengedepankan prinsip keadilan dalam pembagian daging. Fokus utama adalah menjangkau masyarakat kurang mampu, fakir miskin, dan mereka yang berhak menerima manfaat agar kemeriahan hari raya dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.

“Kami sangat berharap pendistribusian daging kurban ini benar-benar tepat sasaran. Keberadaan sapi kurban Bapak Presiden ini adalah untuk rakyat, sehingga kebermanfaatannya harus dirasakan langsung oleh mereka yang membutuhkan di seluruh penjuru Sulawesi Selatan,” pungkasnya.

Bantuan ini membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan peternak lokal mampu menciptakan harmoni yang indah antara ibadah keagamaan, penguatan ekonomi rakyat, dan solidaritas sosial. 

Penulis

Related Articles

Back to top button