Waspada! 4 Kelompok Ini Sebaiknya Hindari Makan Mangga Meski Terlihat Sehat

Wamanews.id, 22 April 2025 – Mangga, buah tropis yang manis dan menyegarkan ini kerap menjadi favorit banyak orang, terutama saat musim panas tiba. Rasanya yang lezat dan kandungan gizinya yang tinggi membuat mangga sering dianggap sebagai buah yang sehat dan aman dikonsumsi kapan saja. Namun ternyata, tidak semua orang bisa bebas menikmati buah ini.
Kandungan gula alami pada mangga ternyata cukup tinggi. Dalam satu buah mangga, terkandung hingga 46 gram gula, yang jika dikonsumsi berlebihan bisa memicu masalah kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki kondisi medis tertentu.
Dikutip dari laporan CNBC Indonesia, berikut adalah beberapa kelompok orang yang sebaiknya membatasi bahkan menghindari konsumsi buah mangga demi menjaga kesehatannya:
1. Penderita Penyakit Ginjal
Mangga ternyata kaya akan kalium, mineral penting bagi tubuh namun bisa menjadi berbahaya jika dikonsumsi berlebihan oleh penderita gangguan ginjal. Ginjal yang tidak bekerja secara optimal akan kesulitan menyaring kalium dari darah, sehingga bisa menyebabkan komplikasi serius seperti hiperkalemia, yang memicu kelelahan, mual, hingga gangguan irama jantung.
Untuk itu, para pasien dengan penyakit ginjal kronis disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi mangga secara rutin.
2. Penderita Masalah Lambung
Meski segar, mangga terutama yang masih mentah memiliki tingkat keasaman yang cukup tinggi. Hal ini dapat memicu kambuhnya masalah lambung seperti maag atau GERD (gastroesophageal reflux disease).
Kandungan asam pada mangga mentah bisa meningkatkan produksi asam lambung, memperparah rasa nyeri atau sensasi terbakar di dada. Jika tetap ingin menikmati mangga, disarankan memilih buah yang benar-benar matang dan mengonsumsinya dalam jumlah kecil.
3. Penderita Alergi Mangga
Tidak banyak yang tahu bahwa mangga juga bisa menjadi pemicu alergi. Beberapa orang mengalami reaksi seperti ruam, gatal, bengkak, bahkan sesak napas setelah menyentuh atau mengonsumsi mangga, khususnya bagian kulitnya.
Alergi terhadap mangga biasanya berkaitan dengan senyawa urushiol, yang juga ditemukan pada poison ivy. Jika seseorang memiliki riwayat alergi tanaman tertentu, waspadai kemungkinan alergi terhadap mangga.
4. Orang dengan Masalah Berat Badan atau Obesitas
Kandungan gula tinggi dan kalori dalam mangga bisa menjadi ‘jebakan manis’ bagi orang yang sedang dalam program penurunan berat badan. Satu buah mangga berukuran sedang bisa menyumbang sekitar 150 kalori, belum termasuk jika dikonsumsi bersama bahan tambahan lain seperti susu, gula, atau sirup.
Orang yang sedang menjalani program diet atau memiliki masalah obesitas perlu mengatur porsi konsumsi mangga secara cermat agar tidak menambah asupan kalori berlebih.
Meskipun mangga mengandung vitamin C, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh, bukan berarti buah ini aman untuk semua orang. Penting untuk memahami kondisi kesehatan pribadi sebelum menjadikan mangga sebagai bagian dari menu harian.
Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sangat disarankan, khususnya bagi Anda yang termasuk dalam kelompok risiko di atas. Ingat, sesuatu yang sehat sekalipun tetap harus dikonsumsi dengan bijak dan seimbang.







