Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Wabup Lantik Pengurus PGRI Wajo 2025-2030, Harap Jadi Mitra Strategis Majukan Pendidikan

Wamanews.id, 29 September 2025 – Kepemimpinan baru di tubuh Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Wajo secara resmi dimulai. Pengurus PGRI Wajo masa bakti 2025–2030 dan seluruh alat kelengkapan organisasi secara sah dikukuhkan dan dilantik oleh Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin di Gedung PGRI, Jalan Rusa, Sengkang, Senin (29/9/2025).

Acara pengukuhan dan pelantikan ini, sebagaimana dilaporkan oleh Ketua Panitia Andi Hasanuddin, menandai transisi kepemimpinan yang diharapkan membawa semangat segar dalam organisasi guru terbesar di Indonesia ini. Sorotan utama tertuju pada pidato Ketua PGRI Kabupaten Wajo yang baru, Muhammad Nur yang secara tegas menetapkan visi internal organisasi selama lima tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Muhammad Nur menekankan bahwa di tengah tantangan pendidikan yang terus berubah, PGRI tidak boleh menjadi organisasi yang statis. Sebaliknya, organisasi ini dituntut untuk menunjukkan identitas diri yang kuat. “PGRI harus memperlihatkan jati dirinya yang bersifat dinamis dan bermartabat dalam memperjuangkan peningkatan harkat martabat anggota,” terangnya.

Pernyataan ini menggarisbawahi komitmen kepengurusan baru untuk bergerak proaktif, baik dalam merespons kebijakan pendidikan maupun dalam advokasi terhadap kesejahteraan dan hak anggotanya. 

Bagi PGRI Wajo, martabat anggota tidak hanya terbatas pada gaji, tetapi juga pada pengakuan profesionalisme, perlindungan saat bertugas, dan jaminan lingkungan kerja yang kondusif. Untuk mencapai tujuan tersebut, Muhammad Nur juga menetapkan standar etika dan budaya yang tinggi. 

Ia menyerukan agar seluruh jajaran pengurus baru mengedepankan sifat terbuka, memegang teguh etika, serta menjadikan karakter bangsa yang silihase sebagai spirit organisasi. Penggunaan istilah silihase, yang merujuk pada nilai kearifan lokal, menunjukkan upaya PGRI untuk membumikan gerakan organisasi dalam konteks budaya Wajo, menciptakan organisasi yang relevan secara nasional namun mengakar kuat secara daerah.

Wakil Bupati Wajo, Baso Rahmanuddin, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus yang baru dilantik. Atas nama pemerintah daerah, beliau mengucapkan selamat dan berharap kepengurusan baru mampu membawa energi positif. “Saya berharap pengurus baru betul-betul menghadirkan semangat baru, inovasi baru, serta pengabdian baru untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Wajo,” katanya.

Harapan ini sejalan dengan visi Muhammad Nur untuk menjadikan PGRI sebagai organisasi yang dinamis. Dengan dilantiknya pengurus baru, PGRI Wajo diharapkan tidak hanya menjadi wadah advokasi, tetapi juga lokomotif perubahan dan peningkatan kualitas SDM pendidikan di wilayah tersebut. PGRI di bawah kepemimpinan baru ini didorong untuk menjadi mitra strategis yang tangguh, proaktif dalam memberikan masukan dan inovasi yang berorientasi pada kemajuan pendidikan.

Penulis

Related Articles

Back to top button