TPG Tak Kunjung Cair hingga Agustus 2026, Nasib Guru Honorer Dipertanyakan

Wamanews.id, 6 Agustus 2026 – Gelombang keluhan terkait keterlambatan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) bagi para pendidik non-Aparatur Sipil Negara (non-ASN) kembali mencuat ke publik. Hingga memasuki pekan pertama Agustus 2026, ribuan guru honorer meluapkan keresahan mereka di media sosial karena tunjangan yang menjadi penopang utama ekonomi keluarga tersebut tak kunjung masuk ke rekening penerima.
Kondisi ini memantik perhatian luas dari berbagai kalangan dan aktivis pendidikan. Pemerintah mendesak agar prosedur birokrasi pencairan segera dipangkas demi menjamin kelangsungan hidup para guru honorer di berbagai daerah. Sebab, tidak sedikit guru non-ASN yang kini menggantungkan penuh dapurnya pada pencairan TPG setelah tidak lagi menerima gaji pokok bulanan yang layak dari sekolah tempat mereka mengabdi.
Aktivis sosial dan pendidikan, Reza Sudrajat, kembali menyoroti secara tajam nasib prihatin yang dialami para guru honorer saat ini. Melalui unggahan di akun X (sebelumnya Twitter) pribadinya pada Rabu (5/8/2026), Reza menegaskan bahwa situasi yang dihadapi para pendidik non-ASN sudah sangat krusial dan membutuhkan penanganan cepat dari pemerintah.
“Guru Honorer/Non ASN itu sudah tidak mendapatkan gaji, upah satu-satunya hanya lewat TPG,” tulis Reza mengekspresikan keprihatinannya. Lebih lanjut, Reza menyindir sikap pemerintah yang dinilainya terkesan kaku, lambat, dan berbelit-belit saat berurusan dengan pencairan hak-hak dasar tenaga pendidik yang nilainya bahkan tidak seberapa.
Ia membandingkan kerumitan pencairan TPG ini dengan kemudahan anggaran di sektor lain yang berisiko tinggi terhadap praktik penyimpangan.
“Sekarang pemerintah masih pelit dan terkesan ribet untuk membayar tunjangan guru yang di bawah Rp2 juta itu, tapi pengadaan barang rawan korupsi bisa. Hmmm,” sindir Reza dalam tulisan lanjutannya.
Tidak hanya dari kalangan aktivis, desakan serupa juga disuarakan langsung oleh komunitas guru di ruang digital. Akun X @dariguruhonorer secara terbuka menagih komitmen pencairan TPG yang belum kunjung mereka terima untuk alokasi bulan Juli dan Agustus 2026.
Dalam seruan digital tersebut, mereka secara khusus menandai akun resmi Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti (@Abe_Mukti), agar segera mengambil langkah konkret untuk menginstruksikan pencairan anggaran tunjangan tersebut.
“TPG belum cair Prof @Abe_Mukti untuk bulan Juli dan Agustus. Tolong segera cairkan, yang honorer belum ada pemasukan dari TPG,” tulis akun @dariguruhonorer dalam unggahan yang mendapat respons simpati luas dari sesama tenaga pendidik.
para tenaga pendidik berharap pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah beserta dinas terkait di tingkat daerah dapat segera membereskan kendala administratif yang menyumbat alur distribusi TPG.
Kepastian pencairan tunjangan ini sangat mendesak agar para guru honorer dapat kembali fokus menjalankan tugas mulia mendidik generasi bangsa tanpa terbebani ancaman krisis ekonomi harian.







