Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

News

Tas Darurat Bencana: Prioritaskan Dokumen Penting yang Dilaminasi, Masker N95, dan Alat Serbaguna 

Wamanews.id, 13 Desember 2025 – Mengingat sifat bencana alam yang tidak terduga, kesiapsiagaan diri dan keluarga menjadi hal yang mutlak. Para ahli keselamatan menekankan bahwa memiliki kotak darurat (emergency kit) adalah langkah proaktif yang wajib dilakukan setiap rumah tangga. 

Kotak ini idealnya berisi 16 barang yang dapat menjamin kelangsungan hidup setidaknya dalam 72 jam pertama setelah bencana menerjang, saat bantuan dari luar mungkin belum bisa mencapai lokasi.

Pakar keamanan Sara Harshbarger, melalui lansiran Martha Stewart (13/12/2025), menegaskan bahwa kesiapan ini adalah investasi terbaik untuk menghadapi momen sulit. Tas darurat tidak hanya berisi makanan dan air, tetapi juga item spesifik yang berfungsi ganda dan sangat diperlukan dalam kondisi darurat.

Beberapa barang yang disarankan para ahli memiliki fungsi serbaguna dan dapat berperan ganda dalam situasi krisis:

  1. Alat Serbaguna (Multitool): Pisau serbaguna seperti Swiss Army sangat dianjurkan. Fungsinya beragam, mulai dari memotong, memperbaiki perlengkapan, membuka kemasan makanan, hingga membantu kebutuhan pertolongan pertama sederhana.
  2. Pembuka Kaleng Manual: Seringkali terabaikan, pembuka kaleng manual sangat penting jika Anda menimbun makanan kaleng namun lupa menyiapkan alat untuk membukanya. Pastikan memilih tipe manual yang tidak membutuhkan daya atau baterai.
  3. Lakban (Duct Tape): Dikenal sebagai alat “serbaguna,” lakban dapat digunakan untuk menambal tenda yang robek, memperbaiki pakaian, menyegel kebocoran, bahkan dapat dipilin menjadi tali darurat.
  4. Masker N95: Perlindungan pernapasan sangat penting pasca bencana. Masker N95 melindungi dari debu gempa, partikel asap kebakaran, hingga kontaminan udara berbahaya lainnya, dan sangat ringkas untuk disimpan.
  5. Perlengkapan Sanitasi: Tisu toilet, tisu basah, hingga kantong sampah adalah hal mendasar. Kantong sampah, selain fungsi utamanya, juga bisa dimanfaatkan sebagai ponco darurat atau alas pelindung dari genangan air.

Dalam kondisi evakuasi yang kacau, dokumen penting dan kemampuan untuk memanggil bantuan menjadi krusial:

  • Dokumen Penting & Kontak Darurat: Simpan salinan dokumen penting seperti identitas, polis asuransi, kontak keluarga, riwayat medis, dan resep obat. Laminasi dokumen-dokumen ini agar tahan air dan terlindungi saat evakuasi mendesak.
  • Peluit atau Alarm Pribadi: Peluit dapat memanggil bantuan dengan cepat tanpa menghabiskan energi. Suara peluit memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan teriakan, dan alarm pribadi dapat digunakan untuk menghalau ancaman atau memberi sinyal ke tim penyelamat.
  • Selimut Hangat atau Selimut Mylar Darurat: Selimut mylar ringan, ringkas, dan sangat efisien dalam mempertahankan panas tubuh. Benda ini vital saat suhu turun drastis akibat listrik padam atau saat badai.

Selain barang-barang di atas, jangan lupakan kebutuhan dasar seperti Makanan Tahan Lama, Air Minum dan filter, serta perlengkapan daya seperti Senter, Baterai, Power Bank, dan Radio Engkol. Kesiapsiagaan yang matang, termasuk penyimpanan barang-barang serbaguna dan perlindungan dokumen, adalah bentuk pertahanan terbaik menghadapi ketidakpastian bencana. 

Penulis

Related Articles

Back to top button