Geger! Oknum Petugas Makan Bergizi Gratis Injak Buah Melon di Dapur, Begini Klarifikasinya

Wamanews.id, 7 April 2026 – Jagat maya kembali dihebohkan dengan sebuah rekaman video yang memperlihatkan perilaku tidak terpuji dari seorang oknum petugas di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).
Video tersebut viral setelah menunjukkan aksi seorang wanita yang diketahui sebagai petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sedang mempermainkan bahan makanan yang seharusnya didistribusikan kepada masyarakat.
Aksi tersebut menuai gelombang kritik pedas dari netizen karena dinilai sangat tidak etis, mengabaikan standar higiene sanitasi pangan, serta merusak citra profesionalitas kerja dalam institusi pemenuhan gizi nasional.
Video singkat yang memicu kemarahan publik tersebut awalnya menyebar luas melalui platform media sosial X (dahulu Twitter), salah satunya diunggah oleh akun @MiskinTV_. Dalam cuplikan video tersebut, terlihat seorang wanita berseragam petugas berada di area dapur pengolahan.
Hal yang mengejutkan adalah saat wanita tersebut terlihat tertawa sambil menginjak keranjang berisi potongan buah melon yang sudah disiapkan di lantai dapur. Tidak ada raut penyesalan atau beban saat tindakan itu dilakukan, justru aksi tersebut terekam dibarengi dengan tawa yang dinilai meremehkan pentingnya kebersihan makanan.
Sontak, video ini memicu reaksi keras dari berbagai lapisan masyarakat. Kritik utama berfokus pada fakta bahwa makanan yang diolah di dapur SPPG tersebut diperuntukkan bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak sekolah dan ibu hamil melalui program Makan Bergizi Gratis.
Standar operasional prosedur (SOP) di dapur umum seharusnya sangat ketat terkait kebersihan. Menginjak wadah makanan, meskipun beralas kaki atau tidak, merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip kesehatan masyarakat. Netizen menilai tindakan ini adalah bentuk pengabaian terhadap amanah negara dalam menyediakan gizi yang layak bagi rakyat.
Setelah mendapatkan tekanan dan kecaman luas secara nasional, petugas SPPG yang bersangkutan akhirnya muncul untuk memberikan klarifikasi resmi. Melalui sebuah rekaman video singkat, ia mencoba menjelaskan duduk perkara dari sudut pandangnya.
Menariknya, wanita tersebut mengklaim bahwa tindakannya menginjak keranjang buah melon tersebut tidak dilakukan dengan sengaja untuk merusak makanan. Ia berdalih bahwa aksi yang terekam itu merupakan sebuah reka ulang atau peragaan kembali atas kejadian dirinya yang sempat terjatuh sebelumnya di area tersebut.
Berikut adalah poin-poin utama dalam klarifikasinya:
- Aksi Spontan: Mengklaim hanya ingin memeragakan posisi saat ia terpeleset.
- Pengakuan Salah: Tetap menyadari bahwa perbuatan tersebut tidak pantas dilakukan di lingkungan dapur.
- Permohonan Maaf: Meminta maaf secara terbuka kepada instansi dan masyarakat luas yang merasa tersinggung atau khawatir.
“Kejadian ini menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi saya untuk lebih berhati-hati ke depannya dan lebih menghargai segala hal yang ada di sekitar saya,” ujarnya dalam video klarifikasi tersebut dengan nada yang lebih serius dibandingkan video pertamanya yang viral.
Meski klarifikasi telah diberikan, banyak pihak mendesak agar instansi terkait melakukan evaluasi total terhadap sumber daya manusia (SDM) yang bertugas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi. Masalah kebersihan makanan bukanlah hal yang bisa diselesaikan hanya dengan permohonan maaf, mengingat risiko kesehatan yang dipertaruhkan.
Kebutuhan akan pengawasan yang lebih ketat, pemasangan CCTV di area pengolahan, serta pelatihan etika kerja bagi petugas lapangan menjadi krusial agar program Makan Bergizi Gratis tidak tercoreng oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Publik berharap kejadian serupa tidak terulang kembali demi menjamin kualitas asupan gizi bagi generasi penerus bangsa.







