Rapor Merah Green SM: Rentetan Kecelakaan Taksi Listrik yang Berujung Tragedi Maut

Wamanews.id, 29 April 2026 – Tragedi memilukan di perlintasan kereta api Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) yang menewaskan 15 orang kini membuka kotak pandora terkait keamanan armada taksi listrik di Indonesia. Kecelakaan beruntun yang melibatkan KRL Commuter Line rute Cikarang dan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek tersebut dipicu oleh mogoknya unit taksi listrik milik operator Green SM di tengah rel.
Insiden ini bukan sekadar kecelakaan lalu lintas biasa. Publik kini mulai menyoroti rekam jejak Green SM, operator taksi yang menggunakan armada VinFast asal Vietnam, karena dianggap memiliki catatan keselamatan yang mengkhawatirkan. Tragedi di Bekasi Timur menjadi puncak dari deretan “catatan merah” perusahaan tersebut dalam dua tahun terakhir.
Kronologi pada 27 April kemarin menunjukkan betapa fatalnya kegagalan teknis pada kendaraan listrik. Taksi Green SM tiba-tiba mogok tepat di perlintasan rel. KRL yang melaju tak mampu menghindar dan menghantam taksi tersebut, yang kemudian memicu tabrakan beruntun dengan KA Argo Bromo Anggrek dari arah belakang.
Namun, data menunjukkan bahwa ini bukan kali pertama armada Green SM terlibat masalah di lintasan kereta atau jalan raya. Hanya dalam empat bulan pertama tahun 2026, tercatat sudah ada empat insiden besar yang melibatkan armada ini:
- 14 April 2026: Menabrak separator beton di Kuningan, Jakarta.
- 3 April 2026: Kecelakaan di Jalan Sholeh Iskandar, Bogor.
- 5 Februari 2026: Insiden di kawasan Citra Garden City 6, Jakarta Barat.
Jika menilik ke belakang, performa keselamatan Green SM sepanjang tahun 2025 juga sangat memprihatinkan. Setidaknya ada empat kasus menonjol yang melibatkan mobil listrik keluaran konglomerat Vietnam ini:
- 14 Januari 2025: Armada menabrak separator busway di Jakarta.
- 10 Oktober 2025: Terserempet KRL di Cengkareng, Jakarta Barat. Beruntung saat itu tidak ada korban jiwa.
- 16 Desember 2025: Terlibat tabrakan “adu banteng” di Sawangan, Depok.
- 31 Desember 2025: Menerobos palang pintu perlintasan di Sawah Besar, Kemayoran, hingga tertabrak kereta tepat di malam pergantian tahun.
Rentetan kejadian ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat: Apakah armada kendaraan listrik ini sudah benar-benar teruji secara teknis untuk operasional transportasi publik yang padat?
Tabel: Rekam Jejak Kecelakaan Armada Green SM (2025-2026)
| Tanggal Kejadian | Lokasi | Jenis Insiden | Dampak |
| 14 Jan 2025 | Jakarta | Tabrak Separator Busway | Kerusakan Armada |
| 10 Okt 2025 | Cengkareng | Terserempet KRL | Kerusakan Ringan |
| 16 Des 2025 | Sawangan | Adu Banteng | Kerusakan Berat |
| 31 Des 2025 | Sawah Besar | Terobos Palang Kereta | Tertabrak Kereta |
| 5 Feb 2026 | Jakbar | Kecelakaan Lalu Lintas | Kerusakan Armada |
| 3 Apr 2026 | Bogor | Kecelakaan Jalur Utama | Kerusakan Armada |
| 14 Apr 2026 | Kuningan | Tabrak Separator Beton | Kerusakan Armada |
| 27 Apr 2026 | Bekasi Timur | Mogok di Rel (Picu Tabrakan KA) | 15 Tewas, 76 Luka |
Kisah Pilu: Tujuh Korban Wafat di Hari Ulang Tahun
Di balik angka-angka statistik dan perdebatan teknis kendaraan listrik, terdapat kisah yang sangat menyayat hati dari para korban meninggal. Terungkap fakta bahwa dari 15 korban tewas, terdapat tujuh orang yang merayakan hari ulang tahun mereka tepat pada hari kejadian, yakni 27 April.
Perjalanan yang seharusnya menjadi momen syukur di hari lahir justru berubah menjadi perpisahan selamanya. Berikut adalah nama-nama korban yang diketahui lahir pada 27 April:
- Rudi Saputra (L) – Lahir 27 April 1996
- Yulinaa (P) – Lahir 27 April 1996
- Hari Septiansyah (L) – Lahir 27 April 1996
- Muchlis (L) – Lahir 27 April 1996
- Stevani Sofia (P) – Lahir 27 April 2004
- M Anwar (L) – Lahir 27 April 1996
- Rivan (L) – Lahir 27 April 1994
Kenyataan pahit ini menambah duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi bahan pembicaraan luas di media sosial. Publik mendesak pemerintah dan otoritas transportasi untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap operasional Green SM agar tragedi serupa tidak kembali terulang di masa depan.







