Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Karang Taruna Gelar Katinting Race 2025, Bupati Wajo: Bentuk Nyata Pelestarian Budaya Bahari 

Wamanews.id 3 November – Karang Taruna Wajo menggelar Katinting Race 2025 di kawasan Danau Tempe, Desa Pajalele, Kecamatan Tanasitolo, Sabtu (1/11/2025). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Wajo, Andi Rosman.

‎Ajang balap perahu tradisional ini merupakan program yang diselenggarakan oleh pengurus Karang Taruna Kabupaten Wajo dan menjadi salah satu agenda besar yang memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, serta pelestarian budaya bahari masyarakat Wajo. 

Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Ketua DPRD Wajo, Firmansyah Perkesi, Wakil Ketua DPRD, Andi Merly Iswita, Ketua Karang Taruna Wajo, Amran, para anggota DPRD, pimpinan OPD, serta masyarakat dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya Andi Rosman memberikan apresiasi kepada pengurus Karang Taruna Kabupaten Wajo karena telah berhasil menyelenggarakan kegiatan yang menunjukkan budaya bahari sebagai ciri khas masyarakat Wajo.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang perlombaan semata, tetapi juga bentuk nyata pelestarian budaya bahari yang telah menjadi identitas masyarakat Wajo sejak lama. Saya bangga melihat semangat para pemuda Karang Taruna yang terus berinovasi dan menjaga tradisi lokal agar tetap hidup dan dikenal luas,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang perlombaan, namun momentum mempererat persaudaraan dan kolaborasi lintas generasi.

‎“Kami bangga dengan semangat para pemuda yang mampu menggelar kegiatan luar biasa ini. Silaturahmi harus terus dijaga, dan nilai-nilai sportivitas tetap dijunjung tinggi,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Karang Taruna Kabupaten Wajo, Amran ‎menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas lancarnya pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Karang Taruna Wajo Katinting Race 2025 berjalan sangat lancar atas dukungan Bupati Wajo, Organisasi Perangkat Daerah, anggota DPRD, para sponsor, serta masyarakat Desa Pajalele dan seluruh anggota Karang Taruna Kabupaten Wajo,” ujarnya.

Penulis: Muh Fadhlur Rahman (Magang)

Lebih lanjut, Amran mengatakan, ajang yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan dampak sosial dan nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini memberikan dampak sosial dan perekonomian bagi masyarakat. Semoga bisa berlanjut untuk event-event berikutnya, dan para atlet perahu kita dapat berkompetisi di ajang yang lebih besar ke depannya,” lanjutnya.

Katinting Race Karang Taruna pada tahun ini diikuti peserta dari berbagai kabupaten di Sulawesi Selatan hingga dari luar daerah, termasuk Kalimantan. Kategori yang diperlombakan ialah Underbound yang diikuti 48 peserta, dan Tongkat Gantung yang diikuti 16 peserta.

Dengan adanya partisipasi dan minat peserta dari luar daerah, tentu ini akan mendorong wisata Danau Tempe  kembali menjadi pusat perhatian sebagai ikon budaya bahari Wajo.

Pemerintah Kabupaten Wajo berharap kepada masyarakat untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini, karena menjadi bentuk pelestarian budaya sekaligus membina para generasi muda untuk berprestasi.

Penulis

Related Articles

Back to top button