Jadwal Lengkap Keberangkatan dan Kepulangan Haji 2026

Wamanews.id, 23 April 2026 – Musim haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi telah resmi dimulai. Bagi para calon jemaah yang telah menanti bertahun-tahun untuk memenuhi panggilan ke Tanah Suci, momen ini tentu menjadi saat yang paling mendebarkan sekaligus membahagiakan. Pemerintah Indonesia melalui kementerian terkait telah menetapkan jadwal operasional lengkap, mulai dari tahapan masuk asrama hingga jadwal kepulangan ke tanah air.
Kepastian jadwal ini sangat krusial agar jemaah dapat mempersiapkan segala aspek secara matang bukan hanya soal kelengkapan dokumen dan koper, tetapi juga kesiapan fisik dan mental untuk menghadapi puncak ibadah di tengah cuaca Arab Saudi yang dinamis. Berdasarkan rencana perjalanan haji tahun ini, prosesi keberangkatan akan dibagi menjadi dua gelombang besar yang dimulai sejak akhir April 2026.
Fase pertama keberangkatan difokuskan bagi jemaah gelombang I yang akan mendarat di Madinah. Di kota ini, jemaah biasanya melaksanakan ibadah Arba’in (salat wajib 40 waktu tanpa putus) di Masjid Nabawi sebelum bergerak menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.
Prosesi ini diawali pada tanggal 21 April 2026, di mana jemaah mulai masuk ke asrama haji masing-masing embarkasi untuk pemeriksaan terakhir kesehatan dan dokumen. Sehari setelahnya, penerbangan pertama langsung diberangkatkan menuju Madinah.
Berbeda dengan gelombang pertama, jemaah gelombang kedua akan diberangkatkan langsung menuju Bandara King Abdulaziz, Jeddah, untuk kemudian melanjutkan perjalanan darat menuju Makkah. Fase ini dimulai pada awal Mei dan berakhir menjelang puncak haji di bulan Zulhijah.
Tabel: Garis Waktu Operasional Haji 2026 (1447 H)
| Tahapan Perjalanan | Tanggal Masehi | Tanggal Hijriah |
| Masuk Asrama Haji | 21 April 2026 | 4 Zulkaidah 1447 |
| Awal Keberangkatan Gel. I (ke Madinah) | 22 April 2026 | 5 Zulkaidah 1447 |
| Jemaah Gel. I Bergerak ke Makkah | 1 Mei 2026 | 14 Zulkaidah 1447 |
| Akhir Keberangkatan Gel. I | 6 Mei 2026 | 19 Zulkaidah 1447 |
| Awal Keberangkatan Gel. II (ke Jeddah) | 7 Mei 2026 | 20 Zulkaidah 1447 |
| Akhir Keberangkatan Gel. II | 21 Mei 2026 | 4 Zulhijah 1447 |
Inti dari seluruh rangkaian perjalanan ini adalah fase puncak haji atau Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Pada tanggal 26 Mei 2026 (9 Zulhijah), seluruh jemaah dari seluruh dunia akan berkumpul di Padang Arafah untuk melaksanakan Wukuf. Ini adalah momen yang membutuhkan stamina prima karena jemaah akan bergerak secara masif dari Makkah, Arafah, bermalam di Muzdalifah, hingga melakukan prosesi lontar jumrah di Mina selama hari Tasyrik.
Momen Idul Adha tahun ini diperkirakan jatuh pada 27 Mei 2026. Setelah menyelesaikan rukun dan wajib haji, jemaah kemudian bersiap untuk fase pemulangan.
Pemulangan jemaah juga dilakukan secara bertahap. Gelombang pertama akan dipulangkan melalui Bandara Jeddah, sementara gelombang kedua akan lebih dulu bergerak ke Madinah sebelum pulang melalui Bandara Muhammad bin Abdulaziz, Madinah.
- Awal Kepulangan Gel. I: 1 Juni 2026 (Jemaah pertama tiba di Indonesia pada tanggal yang sama).
- Pergerakan Gel. II ke Madinah: 7 Juni 2026.
- Awal Kepulangan Gel. II: 16 Juni 2026 (Bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah 1448).
- Kepulangan Terakhir: Proses pemulangan berakhir pada 30 Juni 2026, dengan jemaah terakhir dijadwalkan tiba di tanah air pada 1 Juli 2026.
Mengingat jadwal yang cukup padat, otoritas terkait menghimbau jemaah untuk menjaga pola makan dan istirahat sebelum keberangkatan. Pastikan juga komunikasi dengan ketua kloter tetap terjaga agar tidak ada kekeliruan jadwal penerbangan.
Haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan perjalanan spiritual yang menguji kesabaran. Dengan memahami jadwal ini, diharapkan jemaah bisa mengatur ritme aktivitas selama di Tanah Suci agar tetap bugar hingga kembali ke dekapan keluarga dengan predikat haji mabrur. Selamat mempersiapkan diri, semoga perjalanan ibadah Anda dilancarkan.







