Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Lifestyle

Hati-hati Barang KW dan Properti Fiktif! Kenali Modus Penipuan Facebook Marketplace Paling Berbahaya, Termasuk Phishing dan Giveaway Palsu

Wamanews.id, 27 November 2025 – Facebook Marketplace (FB Marketplace) memang menawarkan keragaman produk yang menggiurkan. Namun, semakin populer platform ini, semakin canggih pula trik yang digunakan para penipu. Selain jebakan pembayaran tunai, penipuan di FB Marketplace kini merambah ke ranah properti, kendaraan, dan bahkan ancaman phishing yang membahayakan data pribadi pengguna.

Mengenali berbagai jenis modus ini adalah langkah awal yang krusial untuk melindungi diri dari kerugian finansial maupun data. Kerugian akibat penipuan di platform jual beli daring ini seringkali sulit dilacak, sehingga pencegahan menjadi kunci utama.

1. Penipuan Barang Tidak Sesuai Deskripsi dan Pengiriman Bermasalah

Modus ini adalah yang paling sering ditemui dan memakan korban. Penipu biasanya menarik perhatian dengan menjual barang dengan harga sangat murah, yang ternyata adalah produk imitasi (KW), rusak parah, atau bahkan hanya kotak kosong.

Penipu sering menghindari pertemuan langsung (COD) dan menggunakan taktik pengiriman curang:

  • Resi Palsu: Menggunakan resi atau label pengiriman fiktif untuk mengelabui korban agar percaya paket sudah dikirim, padahal dialihkan ke alamat lain.
  • “Kirim Dulu, Bayar Belakangan”: Pelaku meyakinkan penjual agar mengirim barang dengan janji pembayaran akan diproses atau dilakukan setelah paket diterima, namun akun pelaku langsung menghilang begitu barang terkirim.

2. Ancaman Properti dan Kendaraan Fiktif

Jenis penipuan ini berpotensi menimbulkan kerugian besar karena melibatkan nominal uang yang tinggi.

  • Sewa Properti Fiktif: Di kota-kota besar, penipu memasang iklan sewa rumah atau kos fiktif yang menarik. Mereka meminta uang muka atau deposit sebelum calon penyewa sempat melihat unitnya. Setelah dana ditransfer, iklan dihapus dan kontak pelaku tidak bisa dihubungi.
  • Kendaraan Palsu: Mobil atau motor bekas dijual dengan harga tidak masuk akal (di bawah harga pasar) dengan dalih butuh uang cepat (BU). Penjual palsu ini sering menggunakan foto kendaraan orang lain atau bahkan memalsukan dokumen seperti BPKB.

Kunci Pencegahan: Selalu lakukan survei properti atau cek fisik kendaraan secara langsung dan di tempat yang aman sebelum melakukan transfer uang muka atau deposit. Verifikasi dokumen kendaraan di Samsat atau situs resmi.

3. Phishing, Giveaway, dan Jebakan Verifikasi Palsu

Modus yang satu ini menargetkan keamanan akun dan data pribadi. Pelaku akan mengirimkan tautan mencurigakan melalui Messenger atau WhatsApp, berpura-pura sebagai:

  • Pembeli yang meminta “verifikasi data” Anda sebelum melakukan transfer.
  • Penyelenggara giveaway palsu yang meminta detail login Facebook atau informasi perbankan Anda.

Tautan ini biasanya mengarahkan korban ke halaman login palsu (phishing) yang dirancang untuk mencuri email dan password Anda.

Pencegahan Akhir: Selalu curigai tautan dari kontak yang tidak dikenal. Jangan pernah memasukkan detail login, password, atau data perbankan ke halaman yang muncul melalui link yang dikirimkan di luar sistem resmi platform. Prioritaskan transaksi tatap muka (COD) dan jaga kerahasiaan data pribadi Anda.

Penulis

Related Articles

Back to top button