Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Jepang Utara, KBRI Tokyo Imbau WNI Waspada dan Siapkan Perlengkapan Darurat

Wamanews.id, 9 Desember 2025 – Wilayah utara Jepang diguncang gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,6 pada Senin malam, 8 Desember 2025, sekitar pukul 23.15 waktu Jepang. Gempa yang berpusat di laut dengan kedalaman sekitar 54 kilometer, lepas pantai timur Prefektur Aomori, ini memicu respons cepat dari otoritas Indonesia.
Menyusul kejadian tersebut, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo segera mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Jepang untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menghadapi potensi gempa susulan.
Dalam pernyataan resminya, KBRI Tokyo menekankan bahwa aktivitas kegempaan merupakan hal yang sering terjadi di Jepang. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap tenang namun harus sigap mengikuti arahan yang dikeluarkan oleh otoritas setempat, seperti Japan Meteorological Agency (JMA) dan Cabinet Office.
KBRI juga mengeluarkan sejumlah instruksi penting bagi WNI:
- Memantau Informasi Resmi: Terus memantau perkembangan informasi melalui media resmi Jepang.
- Pahami Jalur Evakuasi: Memastikan pemahaman mengenai jalur dan lokasi evakuasi di sekitar tempat tinggal masing-masing.
- Siapkan Perlengkapan Darurat: Menyiapkan tas siaga darurat (emergency kit) yang berisi kebutuhan pokok, obat-obatan, dan dokumen penting.
Hingga Selasa pagi, KBRI memastikan belum menerima adanya laporan mengenai WNI yang menjadi korban jiwa atau mengalami dampak serius akibat gempa berkekuatan M 7,6 tersebut.
Meskipun belum ada laporan korban WNI, gempa kuat ini berdampak pada sektor transportasi dan perjalanan. Mengutip laporan Nikkei Asia, layanan kereta cepat Shinkansen di jalur Tohoku untuk sementara dihentikan total guna pemeriksaan keamanan jalur dan jaringan listrik. Selain itu, sejumlah penerbangan menuju Bandara New Chitose dan Aomori dilaporkan mengalami penundaan, menunggu hasil inspeksi runway sebelum kembali beroperasi normal.
Sebagai langkah antisipasi dan kesiapsiagaan, KBRI Tokyo telah mengaktifkan layanan hotline daruratbagi WNI yang memerlukan bantuan:
- Wilayah Tokyo dan Sekitar: +81-80-3506-8612 dan +81-80-4940-7419
- Wilayah Kerja KJRI Osaka: +81-80-3113-1003
Bagi wisatawan yang berada di wilayah timur laut Jepang dan Hokkaido, otoritas pariwisata setempat menyarankan agar selalu memantau informasi melalui situs resmi JMA dan operator transportasi terkait. Beberapa lokasi wisata di pesisir juga telah ditutup sementara menyusul potensi tsunami.







