Seoul ‘Siaga ARMY’: Museum dan Teater Gwanghwamun Tutup Demi Konser Comeback BTS 2026

Wamanews.id, 26 Februari 2026 – Ibu kota Korea Selatan sedang bersiap menghadapi salah satu mobilisasi massa terbesar di tahun 2026. Menjelang konser comeback grup fenomenal BTS yang sangat dinantikan, sejumlah lembaga budaya dan pusat seni pertunjukan di kawasan ikonik Gwanghwamun Square, Seoul, secara resmi mengumumkan penyesuaian jadwal operasional secara drastis.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap lonjakan kerumunan yang diperkirakan akan membanjiri jantung kota tersebut selama acara berlangsung. Konser bertajuk “BTS THE COMEBACK LIVE: ARIRANG” tersebut dijadwalkan akan mengguncang panggung pada 21 Maret 2026.
Pusat kerumunan diperkirakan akan berpusat di sekitar Gwanghwamun Square, yang mengharuskan lembaga-lembaga di sekitarnya mengambil tindakan preventif. Melansir dari The Korea Times, salah satu institusi utama yang terdampak adalah National Museum of Korean Contemporary History.
Pihak museum telah mengonfirmasi bahwa fasilitas mereka akan ditutup sepenuhnya tepat pada hari konser berlangsung. Keputusan berat ini diambil setelah mempertimbangkan risiko keselamatan pengunjung akibat konsentrasi massa yang luar biasa besar di area publik Gwanghwamun. Penutupan ini diharapkan dapat meminimalisir risiko insiden keamanan yang mungkin terjadi di dalam maupun di sekitar lingkungan museum.
Tak hanya museum, dunia teater Seoul pun harus mengalah demi “hajatan” besar grup pelantun Dynamitetersebut. Sejong Center for the Performing Arts, salah satu pusat seni pertunjukan paling bergengsi di Korea Selatan, tengah terlibat dalam pembicaraan intensif terkait pembatalan sejumlah agenda rutin.
Beberapa pertunjukan yang semula telah dijadwalkan, termasuk pementasan teater dan drama musikal, dilaporkan telah dibatalkan atau dijadwalkan ulang karena kendala logistik dan dampak persiapan konser.
Otoritas pusat seni tersebut saat ini sedang menjajaki opsi untuk membuka beberapa fasilitas mereka guna menampung para penggemar (ARMY) yang datang dari berbagai penjuru dunia. Meski begitu, rincian mengenai fasilitas atau amenitas mana yang akan dibuka untuk publik hingga kini belum diputuskan secara final.
Ringkasan Penyesuaian Fasilitas Publik di Gwanghwamun
| Institusi | Status Operasional (21 Maret 2026) | Alasan Utama |
| National Museum of Korean Contemporary History | Tutup Sepenuhnya | Keamanan & antisipasi massa |
| Sejong Center for the Performing Arts | Pertunjukan Dibatalkan/Reschedule | Persiapan logistik konser |
| Gwanghwamun Square | Area Konser Utama | Lokasi “BTS THE COMEBACK LIVE: ARIRANG” |
Konser ini bukan sekadar pertunjukan musik biasa, melainkan momen bersejarah yang menandai kembalinya BTS ke atas panggung sebagai grup lengkap setelah hampir empat tahun vakum. Besarnya skala acara ini sudah terlihat sejak pembukaan reservasi tiket.
Meskipun tiket pertunjukan tersebut diberikan secara gratis, laporan menyebutkan bahwa seluruh kuota tiket langsung ludes terjual dalam hitungan menit saat sistem dibuka pada akhir Februari lalu. Hal ini membuktikan bahwa pesona BTS sama sekali tidak memudar dan justru semakin kuat di kalangan penggemar internasional.
Pemerintah kota dan pihak berwenang setempat kini sedang bekerja keras mengatur logistik agar acara dapat berlangsung tanpa kendala. Fokus utama mereka meliputi:
- Pengaturan Akses: Mengatur jalur masuk dan keluar massa di area publik Seoul.
- Keamanan Terpadu: Memastikan personel keamanan tersebar di titik-titik rawan kerumunan.
- Minimalisir Dampak Budaya: Berusaha agar kegiatan budaya lain di pusat kota tetap bisa berjalan dengan gangguan seminim mungkin, meski beberapa jadwal harus dikorbankan.
Penyesuaian besar-besaran di museum dan teater ini mencerminkan betapa besarnya dampak BTS terhadap aspek sosial dan budaya di Korea Selatan. Publik dunia kini menantikan bagaimana Seoul akan menyulap dirinya menjadi lautan ungu (warna khas BTS) pada pertengahan Maret mendatang.





