Aktifkan notifikasi untuk dapat update setiap hari!

Wajo

Forkopimda Wajo Gelar FGD, 7 Masalah Ini Jadi Sorotan

WAJO – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Wajo menggelar Focus Group Discussion (FGD) di ruang kerja Kapolres Wajo pada Senin (17/2/2025). Diskusi ini membahas berbagai permasalahan krusial yang tengah terjadi di daerah tersebut.

Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat Bupati Wajo Andi Bataralifu, Ketua DPRD Wajo Firmansyah Perkesi, Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho, Kasdim 1406 Wajo Mayor Inf Askar, Kepala Kejaksaan Negeri Wajo Andi Usama Harun, serta sejumlah kepala OPD lingkup Pemkab Wajo.

Dalam pertemuan tersebut, Forkopimda menyoroti tujuh isu utama yang menjadi skala prioritas untuk segera ditangani. Berikut tujuh permasalahan yang menjadi perhatian:

  1. Maraknya Pertambangan Ilegal – Aktivitas tambang liar tanpa izin yang semakin menjamur di Kabupaten Wajo menjadi perhatian serius.
  2. Keberadaan Terminal Bayangan – Banyak terminal bayangan bermunculan di sekitar RTH Callaccu, termasuk penggunaan kendaraan berpelat hitam untuk angkutan umum.
  3. Penertiban PKL – Penertiban pedagang kaki lima di sekitar Masjid Raya Sengkang dan Lapangan Merdeka akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
  4. Program Makan Bergizi Gratis – Forkopimda membahas kesiapan Danramil dalam pelaksanaan program ini di sekolah-sekolah di tiap kecamatan.
  5. Masa Transisi Pemerintahan – Menyongsong pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Wajo terpilih, Forkopimda membahas langkah-langkah yang perlu diambil.
  6. Kesiapan Bahan Pokok Jelang Ramadan – Persediaan bahan pokok menjadi perhatian utama untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan barang.
  7. Persiapan Hari Jadi Wajo (HJW) – Perayaan HJW akan digelar secara sederhana di Gedung DPRD Wajo.

Kapolres Wajo AKBP Muhammad Rosid Ridho menekankan pentingnya kerja sama semua pihak dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi masyarakat.

“Setiap daerah memiliki masalahnya masing-masing, dan tugas kita adalah mencari solusi terbaik untuk mengatasinya. Penegakan hukum memang bisa menyelesaikan perkara, tetapi untuk menyelesaikan akar masalah, dibutuhkan langkah strategis yang melibatkan berbagai pihak,” ujar Rosid.

Ia berharap melalui FGD ini, Forkopimda dapat merumuskan kebijakan dan strategi yang tepat dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di Kabupaten Wajo.

Penulis

Related Articles

Back to top button